Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Estetika Karya Seni: Fungsi, Manfaat, Aspek, dan Unsur-unsurnya

Kompas.com - 23/01/2023, 21:00 WIB
Serafica Gischa

Editor

Oleh: Yopi Nadia, Guru SDN 106/IX Muaro Sebapo, Muaro Jambi, Provinsi Jambi

 

KOMPAS.com -Estetika merupakan nilai keindahan pada sebuah karya seni. Secara etimologis, kata estetika berasal dari bahasa Latin yaitu aestheticus atau dalam bahasa Yunani, aestheticos yang artinya adalah merasakan atau hal yang dapat diserap oleh panca indera manusia.

Kata aestheticos tersebut adalah turunan kata dari aisthanomai yang artinya adalah saya melihat, meraba dan merasakan.

Estetika atau keindahan memiliki banyak makna serta arti, setiap orang memiliki pengertian yang berbeda-beda di antara satu dan yang lainnya. Karena, setiap orang memiliki penilaian sekaligus kriteria estetika yang berbeda-beda.

Fungsi estetika

Fungsi estetika dalam kehidupan sehari-hari yaitu:

  • Membantu manusia mengutamakan nilai estetika dalam pembuatan karya seni 
  • Adanya estetika, kita lebih menghargai bentuk karya seni apa pun
  • Menambah pengetahuan manusia mengenai keindahan suatu obyek 

Baca juga: Nilai Estetika: Pengertian dan Fungsinya

Ilmu estetika merupakan suatu ilmu yang mempelajari mengenai segala sesuatu yang berkaitan dengan keindahan dan mempelajari seluruh aspek dari apa yang diketahui oleh manusia sebagai keindahan.

Akan tetapi, keindahan yang dimaksud dalam ilmu estetika ini bukan hanya mengenai suatu karya seni saja, tetapi dalam setiap aspek kehidupan.

Seperti kejiwaan, emosi dan pengetahuan. Estetika ini juga dapat digunakan oleh seseorang untuk menilai suatu hal yang memang dianggap baik maupun buruk dalam kehidupan sehari-hari.

Manfaat estetika

Melalui ilmu estetika tersebut, ada beberapa manfaat yang dapat diperoleh, di antaranya: 

  • Memupuk kehalusan rasa pada umumnya
  • Memperdalam pengertian mengenai rasa indah yang pada umumnya serta mengenai kesenian secara khusus.
  • Memperluas pengetahuan serta penyempurnaan mengenai pengertian tentang unsur obyektif yang membangkitkan rasa indah terhadap manusia serta faktor obyektif yang berpengaruh pada pembangkitan pada rasa indah tersebut.
  • Memperkokoh rasa cinta pada kesenian serta kebudayaan bangsa pada umumnya dan mempertajam kemampuan dalam mengapresiasi kesenian serta kebudayaan bangsa Indonesia.
  • Memantapkan kemampuan dalam menilai karya seni yang secara tidak langsung ikut mengembangkan apresiasi seni dalam masyarakat pada umumnya.
  • Memperdalam pengertian tentang keterkaitan wujud berkesenian dengan tata kehidupan, kebudayaan dan perekonomian masyarakat yang bersangkutan.
  • Memperluas pengetahuan serta penyempurnaan tentang pengertian unsur subyektif yang berpengaruh pada kemampuan untuk menikmati rasa indah.
  • Memantapkan kewaspadaan atas pengaruh negatif yang akan merusak mutu kesenian serta berbahaya pada kelestarian aspek serta nilai tertentu pada kebudayaan bangsa Indonesia.

Baca juga: Faktor Estetika Produk Kerajinan

Aspek-aspek estetika

Terdapat tiga aspek estetika yang biasa digunakan sebagai acuan untuk menilai karya seni yaitu:

  • Absolutisme

Absolutisme merupakan bentuk penilaian dari sebuah karya seni yang memiliki sifat mutlak serta tidak dapat ditawar ataupun diganggu gugat. Bentuk dari penilaian satu ini berdasarkan pada hal konvensi atau pada bentuk peraturan yang telah ditentukan.

  • Anarki

Anarki adalah bentuk penilaian kedua yang didasarkan pada pendapat setiap orang dan sifatnya adalah subyektif serta tidak perlu lagi adanya bentuk pertanggung jawabkan.

Penilaian anarki ini tetap didasarkan pada peraturan seni yang berlaku. Akan tetapi telah disesuaikan dengan pengalaman serta perspektif seseorang atas pandangannya mengenai seni.

  • Relativisme

Relativisme yaitu aspek ketiga dalam estetika. Relativisme merupakan bentuk penilaian seseorang yang sifatnya adalah tak mutlak atau tidak absolut serta masih memiliki sifat obyektif.

Maka artinya, penilaian tersebut masih mempertimbangkan banyak hal dengan segala peraturan yang berlaku.

Baca juga: 4 Tujuan Berkarya Seni Lukis

Unsur estetika

Unsur-unsur estetika yang perlu diperhatikan pada sebuah karya seni, sebagai berikut:

  • Unsur bentuk

Unsur pertama adalah unsur bentuk atau disebut pula sebagai shape yang berpengaruh pada daya tarik dari suatu objek. Secara umum, bentuk dari obyek terdiri dari dua jenis yaitu dua dimensi dan tiga dimensi.

Bentuk dari dua dimensi umumnya tidak memiliki volume serta datar. Contohnya seperti foto, hiasan dinding, lukisan dan lain sebagainya. Sementara itu, bentuk dari tiga dimensi memiliki volume, kedalaman dan ruang. Contohnya seperti tas, patung, pakaian dan lain sebagainya.

  • Unsur warna

Warna juga menjadi salah satu unsur dari estetika, karena warna dapat mempengaruhi penampilan dari suatu objek. Biasanya penampilan dari warna akan disesuaikan dengan orang yang akan menggunakannya.

Contohnya seperti selera warna dari pakaian yang dikenakan oleh anak muda, umumnya akan cenderung memiliki pemilihan warna yang berbeda dengan pemilihan warna orang yang berusia lanjut atau tua.

  • Unsur tema

Tema merupakan bentuk ide maupun gagasan yang ingin disampaikan oleh pencipta suatu objek atau sebuah karya seni pada penikmat seni atau orang lain dengan lebih luas.

Unsur tema pada estetika biasanya akan dipengaruhi oleh beberapa faktor tertentu, contohnya seperti kondisi geografis, adat istiadat, kondisi budaya dan faktor lainnya.

  • Unsur motif hias

Unsur terakhir pada estetika adalah motif hias. Unsur satu ini merupakan pola atau bentuk gambar yang menjadi hiasan pada objek maupun produk seni tertentu.

Tujuan dari adanya motif hias adalah untuk menambah nilai estetika atau keindahan pada objek seni pada ketentuan maupun standar-standar tertentu.

Baca juga: Jenis Karya Seni Rupa Berdasarkan Fungsinya

 

Suka baca tulisan-tulisan seperti ini? Bantu kami meningkatkan kualitas dengan mengisi survei Manfaat Kolom Skola

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Sifat-sifat Kebudayaan beserta Contohnya

Sifat-sifat Kebudayaan beserta Contohnya

Skola
5 Cara Penerapan Ragam Hias pada Bahan Tekstil

5 Cara Penerapan Ragam Hias pada Bahan Tekstil

Skola
Mengenal 4 Jenis Seni Grafis

Mengenal 4 Jenis Seni Grafis

Skola
Mengenal 5 Tema dalam Seni Lukis

Mengenal 5 Tema dalam Seni Lukis

Skola
Faktor Risiko, Diagnosis, dan Pencegahan Kleptomania

Faktor Risiko, Diagnosis, dan Pencegahan Kleptomania

Skola
Pengertian, Gejala, Penyebab dari Kleptomania

Pengertian, Gejala, Penyebab dari Kleptomania

Skola
Pengertian dan Gejala Cairan Paru-paru atau Efusi Pleura

Pengertian dan Gejala Cairan Paru-paru atau Efusi Pleura

Skola
Model Komunikasi Newcomb: Asumsi dan Contohnya

Model Komunikasi Newcomb: Asumsi dan Contohnya

Skola
Apa yang Dimaksud dengan Anak Mandiri?

Apa yang Dimaksud dengan Anak Mandiri?

Skola
Bagaimana Cara Menghargai Pekerjaan Seseorang?

Bagaimana Cara Menghargai Pekerjaan Seseorang?

Skola
5 Manfaat Debat yang Harus Kamu Ketahui

5 Manfaat Debat yang Harus Kamu Ketahui

Skola
Mengenal 5 Bahaya Penyalahgunan Narkoba

Mengenal 5 Bahaya Penyalahgunan Narkoba

Skola
Isi Serat Wulangreh Pupuh Dhandhanggula

Isi Serat Wulangreh Pupuh Dhandhanggula

Skola
30 Contoh Penggunaan Gerund dalam Kalimat Bahasa Inggris

30 Contoh Penggunaan Gerund dalam Kalimat Bahasa Inggris

Skola
Makna Serat Wulangreh Pupuh Pangkur

Makna Serat Wulangreh Pupuh Pangkur

Skola
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com