Kompas.com - 01/07/2022, 21:00 WIB

KOMPAS.com - Dalam peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia, leverage ratio atau rasio leverage merupakan perbandingan antara modal inti dengan penjumlahan total eksposur pada laporan posisi keuangan (neraca) dan nilai transaksi rekening administratif pada laporan komitmen dan kontijensi. 

Dilansir dari buku Analisis Laporan Keuangan (2017) Kasmir, rasio leverage adalah rasio yang digunakan untuk mengukur sejauh mana aktiva perusahaan dibiayai dengan utang. 

Artinya besarnya jumlah utang yang digunakan perusahaan untuk membiayai kegiatan usahanya jika dibandingkan dengan menggunakan modal sendiri. 

Perusahaan dikatakan memiliki tingkat leverage yang tinggi, bila jumlah asel perusahaan lebih rendah dibandingkan jumlah aset krediturnya. 

Baca juga: Mengenal Manfaat Pasar Modal

Hal ini menyebabkan leverage ratio bisa menentukan apakah perusahaan memiliki kesehatan finansial atau tidak. 

Semakin tinggi leverage ratio perusahaan, risiko yang perusahaan gagal bayar kepada kreditur juga tinggi. 

Manfaat leverage ratio 

Beberapa manfaat leverage ratio, sebagai berikut: 

  • Dapat mengetahui posisi kewajiban perusahaan terhadap kreditor. 
  • Mampu menilai besarnya pengaruh utang dengan pengelolaan aset.
  • Mengukur porsi dari moal yang dijadikan jaminan utang jangka panjang oleh perusahaan. 
  • Melihat besaran nilai aset perusahaan yang dibiayai utang. 
  • Menilai kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban yang bersifat tetap, seperti angsuran pinjaman. 
  • Mengetahui total modal pinjaman yang akan jatuh tempo dalam waktu dekat. 
  • Mengetahui keseimbangan antara aset dengan modal. 

Baca juga: Apakah Berbisnis Harus Menunggu Modal Besar?

Rumus leverage ratio

Ada empat rumus leverage ratio, yakni: 

  • Debt to assets ratio (DAR)

Rasio utang terhadap aset atau rasio utang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam membeli aset menggunakan utang. 

Rumusnya: DAR = total utang : total aset 

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ciri-ciri dan Klasifikasi Bacteria

Ciri-ciri dan Klasifikasi Bacteria

Skola
Definisi Akuntansi dari Sudut Pandang Pemakai Jasa dan Proses Kegiatan

Definisi Akuntansi dari Sudut Pandang Pemakai Jasa dan Proses Kegiatan

Skola
Biaya Peluang: Pengertian dan Contohnya

Biaya Peluang: Pengertian dan Contohnya

Skola
Contoh Teks Laporan Hasil Observasi

Contoh Teks Laporan Hasil Observasi

Skola
Perlawanan Rakyat Indonesia terhadap Jepang 

Perlawanan Rakyat Indonesia terhadap Jepang 

Skola
Ciri Khas Rantai Makanan

Ciri Khas Rantai Makanan

Skola
8 Planet dalam Tata Surya 

8 Planet dalam Tata Surya 

Skola
Mengapa Tumbuhan Sangat Membutuhkan Nitrogen?

Mengapa Tumbuhan Sangat Membutuhkan Nitrogen?

Skola
Pendidikan Masa Pendudukan Jepang di Indonesia 

Pendidikan Masa Pendudukan Jepang di Indonesia 

Skola
Perbedaan Gerak Refleks dan Gerak Sadar

Perbedaan Gerak Refleks dan Gerak Sadar

Skola
Tiga Serangkai: Sejarah, Pemikiran, dan Pembubarannya

Tiga Serangkai: Sejarah, Pemikiran, dan Pembubarannya

Skola
Pembagian Masalah Pokok Ekonomi: Klasik dan Modern

Pembagian Masalah Pokok Ekonomi: Klasik dan Modern

Skola
Perbedaan Sistem Pernapasan Berudu dan Katak Dewasa

Perbedaan Sistem Pernapasan Berudu dan Katak Dewasa

Skola
Pengertian Sosiologi Mikro dan Makro

Pengertian Sosiologi Mikro dan Makro

Skola
Alat Pemuas Kebutuhan: Pengertian dan Contohnya

Alat Pemuas Kebutuhan: Pengertian dan Contohnya

Skola
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.