Kompas.com - 25/05/2022, 19:00 WIB

KOMPAS.com - Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia kritik diartikan sebagai kecaman, tanggapan, atau kupasan yang disertai uraian dan pertimbangan baik buruk terhadap suatu hasil karya, pendapat, dan sebagainya. 

Dilansir dari situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, kritik seni tari adalah menganalisis dan mengevaluasi suatu karya tari dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman, memperluas apresiasi, atau membantu memperbaiki karya tersebut. 

Kritik seni tari cukup penting untuk kemajuan perkembangan seni tari agar kualitas dan kuantitas dari seni itu sendiri bagus dan sesuai dengan norma budaya masyarakat. 

Kritik menjadi jembatan komunikasi antara seniman yang dituntut selalu kreatif dengan pengamat yang sering mengalami hambatan dalam mengapresiasi karya seniman. 

Kritik tari juga dapat menambah pemahaman bagi koreografer, pelaku atau penari dan bagi masyarakat itu sendiri. 

Baca juga: Mengenal Fungsi Seni Tari

Fungsi kritik tari 

Dikutip dari buku Kritik Tari: Gaya, Struktur, dan Makna (2005) oleh Franciscus Xaverius Widaryanto fungsi dari kritik seni tari adalah: 

  • Pengenalan karya tari dan memperluas wawasan masyarakat
  • Jembatan komunikasi antara koreografer, penari, dan penikmat pertunjukan tari 
  • Evaluasi diri bagi koreografer dan penari agar karya lebih kreatif dan inovatif
  • Pengembangan mutu dan kualitas karya tari

Tahapan kritik seni tari 

Beberapa tahapan kritik seni tari, yaitu: 

  • Deskripsi data 

Tahap ini sebagai penguraian data materi secara rinci tentang peristiwa pertunjukan atau fokus masalah yang diamatinya. 

  • Analisis

Dilakukan untuk memberikan penekanan masalah yang lebih dalam dan luas tentang peristiwa pertunjukan karya tari yang sudah dideskripsikan. 

  • Interpretasi 

Tahapan yang mencoba memberikan penekanan pada masalah makna dari simbol-simbol yang teramati berdasarkan peristiwa disebut tahap interpretasi. 

  • Evaluasi 

Tahapan tentang bagaimana sebaiknya kualitas karya tari yang dianggap ideal menurut kritikus. Di tahap ini, kritikus memberikan analisis setelah menemukan kelemahan dalam pertunjukan. 

  • Pesan dan kesan 

Pada bagian terakhir dapat ditambahkan tentang pernyataan sikap yang menyangkut kesan dan pesan dari penulis. Deskripsi tentang apa yang sudah dilihat.  

Baca juga: Tema Literal dan Nonliteral dalam Seni Tari

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.