Kompas.com - 12/05/2022, 16:30 WIB

KOMPAS.com - Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, konsolidasi diartikan sebagai perbuatan (hal dan sebagainya) memperteguh atau memperkuat (perhubungan, persatuan, dan sebagainya). Dapat juga berarti peleburan dua perusahaan atau lebih menjadi satu perusahaan.

Dikutip dari buku Merger, Konsolidasi, Akuisisi, & Pemisahan Perusahaan (2011) oleh Iswi Hariyani, Serfianto, dan Cita Yustisia, konsolidasi adalah perbuatan hukum yang dilakukan oleh dua perseroan terbatas atau lebih, untuk meleburkan diri.

Caranya dengan mendirikan satu perseroan terbatas baru yang karena hukum memperoleh aktiva dan pasiva dari perseroan terbatas yang meleburkan diri dan status badan hukum perseroan terbatas yang meleburkan diri berakhir karena hukum. 

Isu seputar konsolidasi biasanya mengenai saham preferen, dividen saham entitas anak, pajak penghasilan laporan, laba per saham, dan laporan arus. Berikut penjelasannya: 

Baca juga: Perubahan kepemilikan Akibat Aktivitas pada Entitas Anak

Saham preferen entitas anak

Dalam proses konsolidasi memiliki syarat dan prosedur yang harus dilalui entitas anak. Ekuitas pada entitas anak harus di eliminasi sehingga sama dengan ekuitas entitas induk.

Apabila entitas anak memiliki saham preferen terhadap kepentingan non pengendali, maka harus di akui sebagai ekuitas dan di eliminasi terhadap kepengan non pengendali tersebut dahulu. 

Saham preferen yang ada di dalam entitas anak harus di hitung bagian laba rugi oleh entiats induk setelah dilakukan penyesuaian untuk mengetahui dividen apabila bersifat kumulatif.

Apabila entitas induk memiliki bagian dalam saham preferen entitas anak, maka saham preferen tersebut harus dilakukan eliminasi terhadap investasi. 

Entitas induk tetap harus menghitung bagiannya setelah dilakukan penyesuaian dan mengakui pendapatan dividen bagain tersebut. Laba entitas anak, pendapatan dividen atas saham preferen diterbitkan dalam kertas kerja konsolidasi. 

Dividen saham entitas anak  

Dividen saham biasanya dikenal sebagai bonus atas kepemilikan saham. Perusahaan biasanya mengumumkan dividen saham ini kepada setiap pemegang saham secara proporsional.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.