Kompas.com - 17/05/2021, 15:50 WIB
[Tangkapan Layar] senjata tradisional DKI Jakarta, Golok Youtube/ ID INFO[Tangkapan Layar] senjata tradisional DKI Jakarta, Golok

KOMPAS.com - Pada jaman dulu sebelum terbentuk nama Jakarta, Jakarta memiliki suatu pelabuhan tersohor yang dinamakan sunda kelapa. Sunda kelapa merupakan pintu bagis masuknya beragam etnis ke Jakarta.

Heru Erwantoro dalam jurnal berjudul Etnis Betawi: Kajian Historis (2014), Menyebutkan bahwa Jakarta sempat diduduki oleh Kerjaan Sriwijaya, Kerajaan Sunda, dan Islam yang menjadi dasar terbentuknya etnis betawi.

Etnis atau Suku Betawi merupakan istilah yang muncul pada jaman kolonial, merajuk pada penduduk asli Jakarta yang dulunya bernama Batavia. Kebudayaan suku Betawi didapat dari akulturasi berbagai budaya yang masuk ke Jakarta.

Contoh kebudayaan suku betawi adalah senjata tradisional Jakarta seperti golok, badik cangkingan, belati, dan punta. Berikut penjelasannya:

  • Golok

Golok adalah senjata yang memiliki bilah panjang dan tajam yang terbuat dari besi maupun baja dengan gagang yang terbuat dari kayu keras.

Baca juga: Daftar Senjata Tradisional di Indonesia

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Golok memiliki sarung yang juga terbuat dari kayu untuk menyimpan golok. Ada dua jenis golok Suku Betawi yaitu golok kerja dan golok simpenan.

Sunarti dan kawan-kawan dalam bukuSenjata Tradisional Daerah Khusus Ibukota Jakarta (1993), menyebutkan bahwa golok kerja atau golok dapur atau gablongan digunakan untuk keperluan rumah tangga, golok simpenan sorenan digunakan untuk memotong hewan, dan golok sorenan pinggang digunakan untuk berjaga-jaga serta mempertahankan diri.

  • Badik Cangkingan

Badik cangkingan merupakan senjata yang bilah besinya tajam dan panjang, dengan cincin perak atau perunggu yang menghubungkan bilangnya dengan gagang.

Gagang badik terbuat dari kayu maupun gading yang berbentuk melengkung sesuai dengan genggaman tangan.

Halona E G Nababan dalam kertas karya berjudul Perbandingan Katana dengan Golok Berdasarkan Segi Kearifan Budaya Lokal (2019), bahwa istilah cangkingan berasal dari badik yang sering dicangking (dibawa pergi kemanapun) oleh orang Betawi.

Baca juga: Mengenal Senjata Tradisional Banten

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X