Kompas.com - 17/05/2021, 15:00 WIB
Pusaka keris koleksi Museum Keris Nusantara di Solo, Jawa Tengah, Rabu (27/2/2019). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIPusaka keris koleksi Museum Keris Nusantara di Solo, Jawa Tengah, Rabu (27/2/2019).

KOMPAS.com - Letak geografis Jawa Tengah dan Yogyakarta tergolong dekat. Sehingga kebudayaan di dua provinsi ini tidak terlalu berbeda. Contohnya di Jawa Tengah dan Yogyakarta sama-sama memiliki gamelan sebagai alat musik tradisionalnya.

Kemiripan budaya di dua provinsi ini juga bisa dilihat dari senjata tradisionalnya. Menurut Gamal Komandoko dalam Ensiklopedia Pelajar dan Umum (2010), senjata tradisional Jawa Tengah dan Yogyakarta ialah keris serta tombak.

Senjata keris sering digunakan sebagai properti dalam baju adat pria di kedua provinsi ini. Keris sering dipasang atau diselipkan di bagian belakang baju adat tersebut. Sedangkan tombak bagi masyarakat Jawa Tengah dan Yogyakarta merupakan barang pustaka.

Agar lebih mengenal senjata tradisional Jawa Tengah dan Yogyakarta. Mari kita simak penjelasan di bawah ini.

Baca juga: Daftar Senjata Tradisional di Indonesia

Keris

Mengutip dari Mengenal Senjata Tradisional (2010) karya Rahmat M, keris memiliki bentuk yang berbeda. Namun, pada umumnya berkelok dengan jumlah kelokan ganjil serta ada pula yang lurus.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berbeda dengan masa kini, dulunya saat perang, keris diletakkan di bagian depan tubuh pemiliknya. Secara umum, keris memiliki tiga bagian utama, yakni:

  1. Wilah
    Wilah merupakan bagian utama dari keris yang mana bentuknya berbeda untuk setiap wilahan. Pada bagian pangkal wilah ada pesi sebagai ujung tangkai keris. Ukurannya sekitar 5 hingga 7 sentimeter, bentunya bulat serta panjang.
  2. Warangka
    Warangka merupakan sarung keris. Umumnya terbuat dari campuran kayu jati, cendana, timoho serta kemuning. Cara penggunaan warangka bergantung pada jenisnya. Misal warangka ladrang digunakan dengan diselipkan di bagian lipatan sabuk pinggang belakang.
  3. Pegangan keris
    Pegangan keris dalam Bahasa Jawa dapat pula disebut gaman. Pegangan keris memiliki hiasan motif yang berbeda. Gaman biasanya terbuat dari gading, logam, tulang dan kayu.

Baca juga: 3 Senjata Tradisional Aceh

Beragam mata tombak, senjata tradisional Jawa Tengah dan Yogyakartapinterest.com/Javanese Beragam mata tombak, senjata tradisional Jawa Tengah dan Yogyakarta
Tombak

Tombak bentuknya seperti lembing yang bagian ujungnya tajam.

Tujuan utama pembuatan tombak ialah untuk berburu binatang, sebagai alat upacara, berperang serta barang pusaka secara turun temurun.

Mata tombak bentuknya beragam, ada yang berkelok, tetapi ada pula yang pipih.

Umumnya berukuran 12 hingga 60 sentimeter dengan lebar 2,5 sampai 15 sentimeter. Untuk gagangnya memiliki panjang 60 sentimeter hingga 4 meter.

Penggunaan jenis tombak bergantung pada tujuannya. Misal tombak pendek sering digunakan dalam pertempuran jarak pendek. Contoh lainnya tombak bergagang biasanya dipakai untuk berburu binatang.

Baca juga: Senjata Tradisional Sumatera Utara


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal Reduce, Reuse, Recycle, dan Manfaatnya

Mengenal Reduce, Reuse, Recycle, dan Manfaatnya

Skola
Seni Abstrak: Pengertian, Sejarah, Ciri dan Contoh Karyanya

Seni Abstrak: Pengertian, Sejarah, Ciri dan Contoh Karyanya

Skola
Bagaimana Hubungan antara Tindakan, Motif dan Prinsip Ekonomi?

Bagaimana Hubungan antara Tindakan, Motif dan Prinsip Ekonomi?

Skola
Sikap Negosiasi dan Tahapannya

Sikap Negosiasi dan Tahapannya

Skola
Fungsi Permintaan dan Penawaran

Fungsi Permintaan dan Penawaran

Skola
Mengenal Bahasa Daerah Provinsi Riau

Mengenal Bahasa Daerah Provinsi Riau

Skola
Massa Jenis: Pengertian, Rumus, dan Satuannya

Massa Jenis: Pengertian, Rumus, dan Satuannya

Skola
Pariwisata: Pengertian Para Ahli dan Indikator

Pariwisata: Pengertian Para Ahli dan Indikator

Skola
Cara Menyusun Neraca Pegawai

Cara Menyusun Neraca Pegawai

Skola
Ruang Lingkup Pemasaran

Ruang Lingkup Pemasaran

Skola
Apa itu Carding?

Apa itu Carding?

Skola
Arsip: Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Kegunaannya

Arsip: Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Kegunaannya

Skola
Ruang Lingkup Administrasi dan Unsur-unsurnya

Ruang Lingkup Administrasi dan Unsur-unsurnya

Skola
6 Unsur Manajemen

6 Unsur Manajemen

Skola
Video Online Advertising: Definisi, Jenis, dan Cara Membuatnya

Video Online Advertising: Definisi, Jenis, dan Cara Membuatnya

Skola
komentar
Close Ads X