Kompas.com - 09/04/2021, 14:22 WIB
Ilustrasi kehidupan dan gaya hidup di era Internet of Thing. SHUTTERSTOCK/ELENABSLIlustrasi kehidupan dan gaya hidup di era Internet of Thing.

KOMPAS.com - Setiap harinya, teknologi terus berkembang dan semakin canggih. Manusia pun tidak bisa dipisahkan dari pemanfaatan atau penggunaan teknologi.

Banyak teknologi yang bisa dimanfaatkan untuk menunjang aktivitas manusia. Contoh paling mudahnya ialah kehadiran gadget sebagai sarana komunikasi dan pencarian informasi.

Teknologi yang terus berkembang ini tidak bisa dipandang selalu memberi dampak negatif atau positif ke masyarakat. Teknologi dapat dipandang positif ketika membawa manfaat besar dan membantu aktivitas manusia.

Namun, teknologi juga dapat dipandang negatif jika memberi dampak buruk ke masyarakat, contohnya perubahan nilai yang mengarah ke hal negatif atau lain sebagainya.

Perkembangan atau kemajuan teknologi yang semakin pesat ini membawa pengaruh di berbagai bidang kehidupan manusia, salah satu contohnya bidang sosial dan budaya.

Salah satu akibat kemajuan teknologi yang berdampak positif di bidang sosial dan budaya yaitu meningkatnya sektor ekonomi. 

Apa sajakah dampak kemajuan teknologi di bidang sosial budaya? Berikut penjelasannya yang dikutip dari situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud):

Baca juga: Pengertian dan Perkembangan Teknologi

  •  Cara berkomunikasi 

Dulu masyarakat Indonesia banyak yang menjalin komunikasi dengan cara surat menyurat atau mengirim SMS. Namun, adanya kemajuan teknologi telah mengubah kebudayaan di masyarakat dalam hal menjalin komunikasi.

Kini, masyarakat terbiasa menjalin komunikasi lewat e-mail ataupun lewat media sosial lainnya. Perubahan kebudayaan ini membawa dampak positif untuk masyarakat karena bisa menjalin komunikasi tanpa batas ruang dan waktu.

Tetapi kemajuan teknologi ini juga bisa dipandang negatif ketika membuat masyarakat jarang menjalin komunikasi tatap muka. Sehingga dikhawatirkan bisa menjauhkan kita dari orang-orang di sekitar.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Siapa Penemu Bahasa Inggris?

Siapa Penemu Bahasa Inggris?

Skola
Penyebutan Sate di Berbagai Negara

Penyebutan Sate di Berbagai Negara

Skola
Peran Penting Kecoak untuk Bumi

Peran Penting Kecoak untuk Bumi

Skola
Kenapa Tukang Cukur Kebanyakan Berasal dari Garut dan Madura?

Kenapa Tukang Cukur Kebanyakan Berasal dari Garut dan Madura?

Skola
Ngayau, Tradisi Turun-temurun dari Suku Dayak

Ngayau, Tradisi Turun-temurun dari Suku Dayak

Skola
Kisah Kepunahan Harimau Bali

Kisah Kepunahan Harimau Bali

Skola
Apakah Bangsa Viking Nyata?

Apakah Bangsa Viking Nyata?

Skola
Berapa Usia Matahari?

Berapa Usia Matahari?

Skola
Sampek, Alat Musik Tradisional Kalimantan Timur

Sampek, Alat Musik Tradisional Kalimantan Timur

Skola
Keunikan Alat Musik Fu, Maluku Utara

Keunikan Alat Musik Fu, Maluku Utara

Skola
Tifa, Alat Musik Daerah Papua

Tifa, Alat Musik Daerah Papua

Skola
Alat Musik Daerah Maluku

Alat Musik Daerah Maluku

Skola
Mengenal Alat Musik Daerah Gorontalo

Mengenal Alat Musik Daerah Gorontalo

Skola
Japen dan Garantung, Alat Musik Daerah Kalimantan Tengah

Japen dan Garantung, Alat Musik Daerah Kalimantan Tengah

Skola
Alat Musik Panting Khas Kalimantan Selatan

Alat Musik Panting Khas Kalimantan Selatan

Skola
komentar
Close Ads X