Kompas.com - 17/02/2021, 11:45 WIB
Perempuan menggunakan pakaian adat Sumatera Barat saat penyambutan tamu di garis finish etape tiga Tour de Singkarak 2013 di Istano Basa Pagaruyung, Nagari Pagaruyung, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Selasa (4/6/2013). KOMPAS IMAGES / KRISTIANTO PURNOMOPerempuan menggunakan pakaian adat Sumatera Barat saat penyambutan tamu di garis finish etape tiga Tour de Singkarak 2013 di Istano Basa Pagaruyung, Nagari Pagaruyung, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Selasa (4/6/2013).
Penulis Ari Welianto
|

KOMPAS.com - Pakaian Bundo Kanduang atau disebut Limpapeh Rumah Nan Gadang merupakan pakaian adat yang berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat.

Pakaian Bundo Kanduang adalah pakaian adat Minangkabau yang umumnya dikenakan oleh perempuan yang telah menikah.

Dilansir dari situs Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, pakaian adat tersebut merupakan simbol dari pentingnya peran seorang ibu dalam sebuah keluarga.

Limpapeh sendiri artinya tiang tengah dari bangunan rumat adat Sumatera Barat. Di mana peran limpapeh dalam memperkokoh bangunan rumah gadang adalah analogi dari peran ibu dalam sebuah keluarga.

Jika limpapeh rubuh, maka rumah juga akan rubuh. Begitu juga ibu atau perempuan tidak pandai mengatur rumah tangga, maka keluarganya juga tidak akan bertahan lama.

Pakaian adat Bundo Kanduang memiliki keunikan terutama pada bagian kepala. Di mana bagian penutup kepala berbentuk menyerupai tanduk kerbau atau atap rumah gadang yang menjadi ciri khas masyarakat Minangkabau.

Baca juga: Ulos, Pakaian Adat Sumatera Utara

Desain pakaian Bundo Kanduang

Pakaian Bundo Kanduang secara umum memiliki desain yang berbeda-beda dari setiap nagari atau sub suku yang ada di Sumatera Barat.

Perbedaan diantaranya terletak pada ornamen dan pernik yang digunakan serta perlengkapan lain seperti suntiang (hiasan kepala).

Namun, ada beberapa kelengkapan khusus yang ada dalam jenis-jenis pakaian adat tersebut.

Perlengkapan tersebut seperti tingkuluak (tengkuluk), baju batabue, minsie, lambak atau sarung, salempang, aksesoris seperti dukuah (kalung), galang (gelang).

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X