Kompas.com - 03/02/2021, 14:53 WIB
Ilustrasi minuman panas ThinkstockIlustrasi minuman panas

KOMPAS.com - Konduksi adalah perpindahan panas akibat sentuhan langsung antara benda yang memiliki perbedaan suhu.

Konduksi terjadi karena panas merambat melalui partikel-partikel benda padat tanpa adanya pertukaran zat.

Tahukah kamu bahwa konduksi sangat sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari? Untuk mengetahui apa saja, yuk simak contoh peristiwa konduksi di bawah ini!

  • Cangkir yang Terasa Panas Saat Diisi Air Panas

Saat kosong cangkir tidak terasa panas dan memiliki suhu yang hampir sama dengan ruangan tempatnya disimpan. Saat dimasukkan air panas, cangkir perlahan menghangat.

Dilansir dari The Physics Classroom, air panas memiliki energi kinetik yang sangat tinggi dan memengaruhi partikel-partikel pembentuk cangkir.

Partikel cangkir akan ikut bergetar dengan kuat pada tempatnya dan akan terus menjalar keseluruh cangkir. Hal ini menyebabkan cangkir menjadi panas karena perpindahan panas secara konduksi.

  • Menyentuh Benda

Saat kita menyentuh cangkir panas, tangan kita akan ikut merasakan panas. Hal ini terjadi karena panas mengalir dari cangkir ke tangan secara konduksi.

Begitu juga saat kita menyentuh api dan benda panas lainnya. Panas akan berpindah secara konduksi pada tubuh kita, panas yang terlalu tinggi dapat menyebabkan jaringan tubuh rusak dan terbakar.

Baca juga: Perbedaan Perpindahan Panas Secara Konduksi, Konveksi, dan Radiasi

Saat mandi menggunakkan air panas, tubuh kita akan menjadi hangat. Karena panas dari air berpindah secara konduksi ke tubuh. Namun, jika kita mandi dengan air dingin tubuh kitapun menjadi dingin. Hal ini terjadi karena panas dari tubuh berpindah ke air dingin secara konduksi.

Contoh lain peristiwa konduksi saat menyentuh benda adalah aspal dan pasir yang panas saat diinjak, coklat dan es batu yang meleleh saat digenggam oleh tangan, dan menyentuh kening seseorang yang sedang sakit demam.

  • Sendok Logam Menjadi Panas Saat Digunakan Mangaduk Air Panas

Kamu akan membuat kopi, memasukkan kopi dan air panas ke dalam cangkir. Lalu kamu menggunakkan sendok untuk mengaduk kopi tersebut. Jika sendok tetap dibiarkan dalam cangkir berisi kopi panas, sendok juga perlahan akan memanas.

Hal ini terjadi karena kopi panas mengalirkan panas ke setikarnya secara konduksi, termasuk pada sendok logam.

Panas akan terus dialirkan ke lingkungan sekitar oleh kopi panas hingga tercapai kesetimbangan antara suhu lingkungan dan kopi. Inilah mengapa kopi panas cepat dingin di daerah bersuhu rendah, karena perpindahan panasnya lebih cepat.

Baca juga: Cara Mengurangi Perpindahan Panas ke Dalam Ruangan

  • Memanaskan Benda

Memanaskan panci diatas api adalah proses perpindahan panas secara konduksi. Memanaskan benda dengan api seperti membakar kayu dan melebur besi adalah contoh peristiwa konduksi. Menyetrika baju juga adalah peristiwa konduksi dimana panas dari setrika berpindah ke baju.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Faktor Penyebab Perbedaan Kebutuhan Setiap Individu

Faktor Penyebab Perbedaan Kebutuhan Setiap Individu

Skola
Langkah-Langkah Membuat Ukiran

Langkah-Langkah Membuat Ukiran

Skola
Apa itu Konsep Negara Kesejahteraan?

Apa itu Konsep Negara Kesejahteraan?

Skola
Fungsi dan Tujuan Hukum Menurut Para Ahli

Fungsi dan Tujuan Hukum Menurut Para Ahli

Skola
Mikrofilamen: Pengertian, Struktur, Fungsi, dan Cirinya

Mikrofilamen: Pengertian, Struktur, Fungsi, dan Cirinya

Skola
Empat Cabang Seni Budaya

Empat Cabang Seni Budaya

Skola
Proposal Penelitian: Pengertian, Tujuan, Jenis, Penulisan, dan Cara Membuatnya

Proposal Penelitian: Pengertian, Tujuan, Jenis, Penulisan, dan Cara Membuatnya

Skola
Tari Beksan Wireng: Sejarah, Asal-Usul, Gerak Tari, dan Propertinya

Tari Beksan Wireng: Sejarah, Asal-Usul, Gerak Tari, dan Propertinya

Skola
Aliran Seni Lukis dan Tokohnya

Aliran Seni Lukis dan Tokohnya

Skola
Hyperlink: Pengertian, Jenis, Fungsi dan Cara Membuatnya

Hyperlink: Pengertian, Jenis, Fungsi dan Cara Membuatnya

Skola
Mengapa Peta 10 Tahun Tidak Bisa Digunakan Lagi?

Mengapa Peta 10 Tahun Tidak Bisa Digunakan Lagi?

Skola
Contoh Tari Kreasi Tunggal

Contoh Tari Kreasi Tunggal

Skola
Tari Burung Enggang, Tarian Suku Dayak Kenyah

Tari Burung Enggang, Tarian Suku Dayak Kenyah

Skola
Usaha Untuk Melestarikan Elang Jawa

Usaha Untuk Melestarikan Elang Jawa

Skola
Peran Mikroorganisme Tanah

Peran Mikroorganisme Tanah

Skola
komentar
Close Ads X