Merancang Pementasan Teater Tradisional

Kompas.com - 14/01/2021, 20:01 WIB
Pementasan teater Wangsa bertajuk Opera-Si Plastik dok.IstimewaPementasan teater Wangsa bertajuk Opera-Si Plastik

KOMPAS.com - Kesuksesan dalam pementasan seni teater tradisional bukan hanya bergantung pada saat pementasan, namun waktu perancangan juga menjadi hal yang sangat berpengaruh.

Salah satu bentuk perancangan pentas teater tradisional adalah penentuan tokoh atau pemerannya. Selain itu, masih ada hal lainnya yang perlu dirancang dalam pentas seni teater tradisional.

Apa sajakah hal itu? Berikut adalah penjelasannya yang dilansir dari situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud):

  • Pembuatan naskah drama

Dalam seni teater tradisional, naskah yang digunakan bersumber dari cerita turun temurun, dongeng, sejarah dan mitos.

  • Penentuan pemeran atau pemain

Penentuan pemeran tentunya harus disesuaikan dengan cerita atau naskah yang akan dibawakan. Kesesuaian pemilihan pemeran akan membuat naskah yang dibawakan semakin dramatis karena seluruh pemain menjiwai perannya.

Baca juga: Teknik Mengolah Tubuh, Pikiran, dan Suara dalam Teater

  • Menentukan serta membuat properti yang akan digunakan

Properti juga menjadi hal yang sangat penting dalam pentas teater tradisional. Hal ini bertujuan agar penonton semakin paham akan setting cerita yang sedang dibawakan.

Dalam pembuatan properti hendaknya disusun semenarik mungkin, tidak terlalu berlebihan dan sesuai dengan konsep naskah.

  • Menentukan serta membuat rancangan musik 

Dalam pentas teater tradisional, jenis musik yang digunakan adalah musik tradisional. Rancangan musik berarti menggunakan rekaman musik tradisional atau diiringi secara langsung menggunakan alat musik tradisional.

  • Rancangan kostum dan riasan

Kostum dan riasan yang akan digunakan dalam pementasan teater tradisional haruslah tepat dan sesuai dengan peran yang dibawakan.

Sama halnya seperti penggunaan properti, kostum dan riasan akan membuat penonton lebih mudah mengerti peran serta setting cerita yang sedang dibawakan.

  • Rancangan area pentas

Area pentas juga menjadi hal yang perlu dirancang serta ditentukan. Hal ini termasuk suasana area serta setting tempat dalam pementasan seni teater tradisional.


Sumber Kemdikbud
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Menghitung Luas Permukaan Kerucut

Cara Menghitung Luas Permukaan Kerucut

Skola
Cara Menghitung Luas Trapesium

Cara Menghitung Luas Trapesium

Skola
Cara Menghitung Luas Jajar Genjang

Cara Menghitung Luas Jajar Genjang

Skola
Rumus Beban Jungkat-Jungkit

Rumus Beban Jungkat-Jungkit

Skola
Jenis-Jenis Jembatan

Jenis-Jenis Jembatan

Skola
Contoh Surat Penawaran Resmi dan Balasannya

Contoh Surat Penawaran Resmi dan Balasannya

Skola
Surat Penawaran: Pengertian, Fungsi, Ciri-ciri, dan Strukturnya

Surat Penawaran: Pengertian, Fungsi, Ciri-ciri, dan Strukturnya

Skola
Gubernur Jenderal Hindia Belanda dari 1904 Hingga 1949

Gubernur Jenderal Hindia Belanda dari 1904 Hingga 1949

Skola
Sadariah, Pakaian Adat Laki-Laki Betawi

Sadariah, Pakaian Adat Laki-Laki Betawi

Skola
Baju Kurung Tanggung, Pakaian Adat Jambi

Baju Kurung Tanggung, Pakaian Adat Jambi

Skola
Cerita Mitos (Mite) dan Contohnya

Cerita Mitos (Mite) dan Contohnya

Skola
Pengertian Cerita Jenaka dan Contohnya

Pengertian Cerita Jenaka dan Contohnya

Skola
Unsur-Unsur Intrinsik Cerita Fiksi

Unsur-Unsur Intrinsik Cerita Fiksi

Skola
Cerita Fiksi: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Jenisnya

Cerita Fiksi: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Jenisnya

Skola
Kaligrafi: Pengertian, Perkembangan dan Fungsinya

Kaligrafi: Pengertian, Perkembangan dan Fungsinya

Skola
komentar
Close Ads X