Perdamaian: Definisi dan Jenisnya

Kompas.com - 05/12/2020, 17:24 WIB
Ilustrasi perdamaian TOTO SIHONOIlustrasi perdamaian


KOMPAS.com – Tujuan utama resolusi konflik adalah terciptanya perdamaian. Pada dasarnnya, tidak ada manusia yang ingin terlibat terus di dalam konflik. Setiap manusia pastinya menginginkan terciptanya perdamaian.

Dilansir dari buku Kajian Konflik dan Perdamian (2015) karya Anak Agung dan Nabilla Sabban, perdamaian adalah suatu kondisi di mana masyarakat bisa hidup secara berdampingan, meskipun masyarakat tersebut mempunyai perbedaan.

Berbicara konsep perdamaian, tidak bisa dilepaskan dari kontribusi pemikiran tokoh studi perdamaian dan konflik, yaitu Johan Galtung.

Baca juga: Resolusi Konflik: Definisi dan Metodenya

Dalam artikel jurnal Memahami Studi Perdamaian Sebagai Bagian dari Ilmu Hubungan Internasional (2019) karya M. Prakoso Aji dan Jerry Indrawan, dijelaskan bahwa menurut Galtung kondisi damai adalah kondisi tanpa kekerasan yang bukan hanya bersifat personal atau langsung tetapi juga bersifat struktural atau tidak langsung.

Selain itu, Galtung juga menjelaskan bahwa kondisi damai adalah kondisi tanpa kekerasan dan ketidakadilan sosial di dalam masyarakat.

Jenis-jenis perdamaian

Dalam buku Pengantar Sosiologi Konflik (2009) karya Novri Susan, dijelaskan dua jenis perdamaian menurut Johan Galtung, yaitu:

  • Perdamaian positif

Perdamaian positif adalah terpenuhinya rasa aman dan keadilan ekonomi dari sistem yang berlaku, sampai terhapusnya diskriminasi ras, etnis, dan agama oleh struktur sosial.

Perdamaian positif bisa tercipta ketika ada perangkat penyelesaian konflik yang demokratis dan non-koersif, adanya keadilan sosial, dan adanya pembagian politik yang luas.

Baca juga: Mediasi Sebagai Bentuk Usaha Resolusi Konflik

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ciri-Ciri dan Sifat Bangun Datar

Ciri-Ciri dan Sifat Bangun Datar

Skola
Ciri-Ciri dan Sifat Bangun Ruang

Ciri-Ciri dan Sifat Bangun Ruang

Skola
Tekanan Hidrostatis

Tekanan Hidrostatis

Skola
Teori Pasang Surut Gas

Teori Pasang Surut Gas

Skola
Macam-Macam Tangga Nada dan Contoh Lagunya

Macam-Macam Tangga Nada dan Contoh Lagunya

Skola
Tangga Nada Pentatonis dan Diatonis

Tangga Nada Pentatonis dan Diatonis

Skola
Jenis Suara Manusia: Sopran, Alto, Tenor, Baritone, dan Bass

Jenis Suara Manusia: Sopran, Alto, Tenor, Baritone, dan Bass

Skola
Rumah Dulohupa, Rumah Adat Gorontalo

Rumah Dulohupa, Rumah Adat Gorontalo

Skola
Mutual Security Act, Penyebab Kejatuhan Kabinet Sukiman

Mutual Security Act, Penyebab Kejatuhan Kabinet Sukiman

Skola
Rumah Walewangko, Rumah Adat Minahasa

Rumah Walewangko, Rumah Adat Minahasa

Skola
Rumah Bubungan Tinggi, Rumah Tradisional Kalimantan Selatan

Rumah Bubungan Tinggi, Rumah Tradisional Kalimantan Selatan

Skola
Contoh Manfaat Sumber Daya Alam bagi Kehidupan Manusia

Contoh Manfaat Sumber Daya Alam bagi Kehidupan Manusia

Skola
Menentukan Pasangan Asam Basa Konjugasi

Menentukan Pasangan Asam Basa Konjugasi

Skola
Rumah Lamin, Rumah Adat Kalimantan Timur

Rumah Lamin, Rumah Adat Kalimantan Timur

Skola
Teori Asal-Usul Kehidupan

Teori Asal-Usul Kehidupan

Skola
komentar
Close Ads X