Kompas.com - 06/11/2020, 15:26 WIB

KOMPAS.com - Personifikasi merupakan kategori lain dari majas atau gaya bahasa (figurative language).

Menurut Rachmat Djoko Pradopo dalam Pengkajian Puisi (1990), majas personifikasi mempersamakan benda dengan manusia.

Benda-benda mati dibuat dapat berbuat, berpikir, dan sebagainya seperti manusia.

Berikut contoh majas personifikasi:

  • Pasir berbisik tertiup angin di padang gurun.
  • Lampu sorot dari mobil itu menusuk mataku.
  • Angin membelai rambut indah Sari.
  • Api melahap seisi pasar dalam semalam.
  • Dini hari ambulans mengaum di desa kami.
  • Gunung merapi memuntahkan lahar dingin.
  • Longsor menyelimuti setengah rumah itu.
  • Motorku kehausan tak ada bensin
  • Gedung-gedung bergoyang terkena gempa.
  • Sirine mobil polisi membangunkanku dari tidur.
  • Ombak menyeret perahu sampai ke tepian.
  • Aroma rendang menari-nari di udara.
  • Langit menangis sepanjang sore.
  • Kuah sup ayam Pak Min menonjok lidah.
  • Dingin salju menusuk sampai tulang.
  • Burung kasuari bernyanyi tiap pagi.
  • Api unggun melindungiku dari dingin.

 

  • Selimut memelukku sepanjang malam.
  • Motor vespa menemani masa muda ayah.
  • Kartel narkoba mengancam masa depan bangsa.
  • Pohon kelapa melambai mengucap selamat malam.
  • Coba kita bertanya pada rumput yang bergoyang.
  • Mesin ketik membisu, aku kehabisan ide.
  • Pohon sukun menghidupi kami selama krisis moneter.
  • Hutang melilit keluarga itu selama belasan tahun.
  • Aku bermalas-malasan sementara waktu terus berjalan.
  • Bedug memanggil anak-anak untuk segera pulang dan berbuka puasa.
  • Matahari sembunyi di balik awan hitam.
  • Pelangi setia menunggh hujan reda.
  • Di luar pagar sana kehidupan memanggilmu.
  • Kota bertumbuh makin pesat setelah sepuluh tahun.
  • Siaran televisi itu menciderai nalar penontonnya.
  • Hujan berlomba mencapai tanah.
  • Pohon meminum air hujan dan mencegah banjir.
  • Setiap hari SMS itu menerorku dengan tawaran pinjaman uang.
  • Speaker masjid menyapa tiap hari.
  • Bakso aci membakar lidah sampai kebas.
  • Berita kematian mencampur aduk perasaannya.
  • Permainan gaplek membunuh waktu saat ronda.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lempar Cakram: Pengertian, Teknik, Peralatan, dan Peraturannya

Lempar Cakram: Pengertian, Teknik, Peralatan, dan Peraturannya

Skola
Peningkatan Taraf Hidup Masyarakat di Era Globalisasi

Peningkatan Taraf Hidup Masyarakat di Era Globalisasi

Skola
Kesenjangan Sosial Ekonomi Akibat Globalisasi

Kesenjangan Sosial Ekonomi Akibat Globalisasi

Skola
Soal dan Jawaban Luas Segiempat

Soal dan Jawaban Luas Segiempat

Skola
Mengapa Kenakalan Remaja Menjadi Masalah Sosial?

Mengapa Kenakalan Remaja Menjadi Masalah Sosial?

Skola
Soal dan Jawaban Perkalian dan Pembagian Bilangan Desimal

Soal dan Jawaban Perkalian dan Pembagian Bilangan Desimal

Skola
Perbedaan ISO dan SNI

Perbedaan ISO dan SNI

Skola
Soal dan Jawaban Kalimat Matematika

Soal dan Jawaban Kalimat Matematika

Skola
Perbedaan Demokrasi Liberal dan Terpimpin

Perbedaan Demokrasi Liberal dan Terpimpin

Skola
Definisi Report Text dan Strukturnya

Definisi Report Text dan Strukturnya

Skola
Soal dan Jawaban Tingkat Perubahan Fungsi Linear

Soal dan Jawaban Tingkat Perubahan Fungsi Linear

Skola
Cara Menyikapi Keberagaman Ekonomi

Cara Menyikapi Keberagaman Ekonomi

Skola
Pengertian IPTEK, Dampak, dan Perannya bagi Ekonomi 

Pengertian IPTEK, Dampak, dan Perannya bagi Ekonomi 

Skola
Mengenal Upacara Puputan Adat Jawa 

Mengenal Upacara Puputan Adat Jawa 

Skola
Hikayat: Pengertian, Ciri-ciri, Jenis, dan Strukturnya

Hikayat: Pengertian, Ciri-ciri, Jenis, dan Strukturnya

Skola
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.