Materi Belajar dari Rumah TVRI SMP 9 Juni, Penerapan Konsep Matematika

Kompas.com - 09/06/2020, 09:15 WIB
Tangkapan layar Belajar dari Rumah TVRI SMP 9 Juni 2020 tentang Penerapan Konsep Matematika dalam Kehidupan Sehari-hari. KOMPAS.com/Arum Sutrisni PutriTangkapan layar Belajar dari Rumah TVRI SMP 9 Juni 2020 tentang Penerapan Konsep Matematika dalam Kehidupan Sehari-hari.

KOMPAS.com - Belajar dari Rumah TVRI SMP 9 Juni 2020 membahas tentang Penerapan Konsep Matematika dalam Kehidupan Sehari-hari. Berikut ini materinya:

Bagaimana orang zaman dahulu mengukur

Piramida Agung Giza adalah bangunan kuno yang berlokasi di Mesir ini merupakan salah satu dari tujuh keajaiban dunia yang masih bertahan. Piramida memang unik dan keren, memiliki sekitar 2.300.000 blok batu yang masing-masing beratnya mencapai 2-30 ton. Bahkan ada beberapa blok batu yang beratnya lebih dari 50 ton. Bisa kebayang seberapa kuatnya orang-orang Mesir zaman dulu yang menyeret dan mengangkat batu-batu itu.

Tidak cuma itu, uniknya lagi bagian dalam piramida memiliki suhu atau temperatur udara yang konstan cenderung sejuk dan tidak pernah lebih dari 20 derajat Celcius. Makanya kondisi mumi Firaun yang dulu tersimpan di dalamnya tetap terjaga baik selama berabad-abad. Padahal bangunan ini berada di tengah-tengah padang pasir yang panas. Jawabannya karena piramida dirancang dan dibangun dengan pengukuran yang presisi.

Tapi mereka mengukur pakai apa? Apa sudah ada ukuran meter dan sentimeter seperti sekarang? Belum ada. Tapi mereka memiliki standar pengukuran makanan sendiri yaitu cubit untuk ukuran yang panjangnya dari ujung siku sampai ujung jari tengah. Orang Mesir sendiri menggunakan tangan Firaun sebagai standarnya. Palm untuk ukuran selebar telapak tangan. Digit untuk ukuran selebar jari tengah. Dan Thum Breadth untuk seukuran ibu jari. Selain standar ukuran mereka juga punya alat pengukurnya yaitu Cubit Rod untuk mengukur panjang dan alat ukur sudut.

Untuk membangun piramida sendiri bangsa Mesir kuno menggunakan standar ukuran cubit. Standar ukuran ini sengaja dibuat untuk membuat bangunan atau membangun bangunan karena saat itu Firaun ingin menunjukkan kemegahan kerajaan mereka. Ada dua jenis ukuran cubit yang umum digunakan bangsa Mesir. Pertama, cubit pendek sepanjang 6 telapak tangan atau kira-kira sepanjang 45 cm. Kedua cubit sepanjang 7 telapak tangan atau mendekati 52,3 cm yang dinamakan royal cubit.

Royal Cubit inilah yang sering digunakan selain itu ada beberapa cubit rod yang bisa dikatakan unik. Salah satunya cubit rod yang ditemukan pada salah satu piramida dan sekarang disimpan di sebuah museum di Turin. Ia terbuat dari batang kayu dan dilapisi emas. Berdasarkan penelitian ia sengaja dibuat untuk keperluan penelitian.

Bagaimana cara perhitungan dengan cubit rod ini? Pertama-tama panjang antara siku ke ujung jari tengah dibagi ke dalam 28 digit, 4 digitt = 1 palem. Jika dibutuhkan ukuran pecahan maka beberapa digit pertama dibuat pecahan. Sebagai contoh digit pertama dibagi menjadi dua bagian untuk menunjukkan pecahan 1 per 2. Kemudian digit kedua dibagi menjadi 3 bagian untuk menunjukkan pecahan 1/3 dan seterusnya. Dengan alat inilah Piramida dibangun dengan pengukuran yang presisi.

Padahal alat-alat ukur tadi termasuk sederhana tapi bisa membuat karya yang hebat. Seiring berkembangnya zaman alat pengukur menjadi lebih canggih dan bisa mengukur lebih banyak hal, ada groma, dioptra dan odometer. Droma umumnya digunakan bangsa Romawi kuno untuk mengukur ketegaklurusan bangunan terhadap tanah. Mereka menancapkan groma ke atas tanah, membidik salah satu arah dan memposisikannya ke arah 3 buah pendulum. Kalau zaman sekarang sudah ada mistar, roll meter, autocollimator, waterpass dan bahkan satelit yang memudahkan kita untuk mengukur garis dan ketegaklurusan.

Mengintip geometri pada rumah

Kamu pasti pernah menonton film-film fantasi yang penuh dengan imajinasi. Seringkali ada adegan yang menampilkan posisi lantai gedung yang tiba-tiba miring, alhasil barang-barang jadi berjatuhan dan berserakan ke mana-mana. Coba bayangkan apa jadinya kalau hal tersebut terjadi di rumah kita, barang-barang pasti bakal bergeser dengan sendirinya tidak tahu siapa yang melakukannya.

Hal tadi mungkin saja terjadi di rumah kita kalau ada kesalahan pengukuran saat membangun rumah makanya kamu harus mengerti tentang sudut yang tepat, jarak dan garis kalau ingin membangun rumah. Semua berawal dari sudut. Sudut adalah penemuan terbesar umat manusia yang memiliki banyak manfaat. Orang zaman dahulu memanfaatkannya untuk berbagai bidang kehidupan seperti mengukur tinggi gunung mengukur, jarak bintang dan dari bumi dan sebagai pedoman navigasi bagi para pelaut.

Halaman:

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengapa Butiran Gula Berbentuk Kotak?

Mengapa Butiran Gula Berbentuk Kotak?

Skola
Atletik, Cabang Olahraga Pertama di Dunia

Atletik, Cabang Olahraga Pertama di Dunia

Skola
Mengapa Kita Harus Menyapa Orang Lain?

Mengapa Kita Harus Menyapa Orang Lain?

Skola
Peninggalan Sejarah Kerajaan Demak

Peninggalan Sejarah Kerajaan Demak

Skola
Peran Indonesia sebagai Jalur Rempah Sejak Masa Prakolonial

Peran Indonesia sebagai Jalur Rempah Sejak Masa Prakolonial

Skola
Mengapa Lalat Sulit Ditangkap?

Mengapa Lalat Sulit Ditangkap?

Skola
Kenapa 'K' Jadi Singkatan untuk Ribu?

Kenapa "K" Jadi Singkatan untuk Ribu?

Skola
Manfaat yang Diperoleh dari Bunga

Manfaat yang Diperoleh dari Bunga

Skola
Kewajiban Kita terhadap Tumbuhan

Kewajiban Kita terhadap Tumbuhan

Skola
Penyesuaian Manusia terhadap Keadaan Alam

Penyesuaian Manusia terhadap Keadaan Alam

Skola
Apa Manfaat Tumbuhan di sekitar Kita?

Apa Manfaat Tumbuhan di sekitar Kita?

Skola
Peninggalan Sejarah Kerajaan Samudera Pasai

Peninggalan Sejarah Kerajaan Samudera Pasai

Skola
Penyimpangan Konstitusi pada Era Orde Lama

Penyimpangan Konstitusi pada Era Orde Lama

Skola
Bagaimana Tips dan Trik Menjadi Pebisnis Mebel yang Sukses?

Bagaimana Tips dan Trik Menjadi Pebisnis Mebel yang Sukses?

Skola
Mengapa jika Membuat Batik Kuno Kekinian Harus Mengetahui Sejarahnya?

Mengapa jika Membuat Batik Kuno Kekinian Harus Mengetahui Sejarahnya?

Skola
komentar
Close Ads X