Menghadapi Bencana Gunung Meletus

Kompas.com - 20/04/2020, 18:00 WIB
Semburan lahar yang muncul dari retakan terlihat di kawasan Leilani Estates di Hawaii, Jumat (4/5/2018). Letusan Gunung Kilauea diawali guncangan gempa berkekuatan magnitudo 6,9 yang memicu runtuhnya tebing pantai dan memuntahkan lahar di kawasan yang dekat dengan permukiman, memaksa ribuan orang untuk dievakuasi. AFP PHOTO/FREDERIC J BROWNSemburan lahar yang muncul dari retakan terlihat di kawasan Leilani Estates di Hawaii, Jumat (4/5/2018). Letusan Gunung Kilauea diawali guncangan gempa berkekuatan magnitudo 6,9 yang memicu runtuhnya tebing pantai dan memuntahkan lahar di kawasan yang dekat dengan permukiman, memaksa ribuan orang untuk dievakuasi.

KOMPAS.com - Indonesia adalah negara dengan gunung api terbanyak. Sebagian gunung api di Indonesia aktif dan masih meletus.

Untuk itu, perlu ada kesiapsiagaan dalam mengantisipasi erupsi gunung api.

Dikutip dari situs BNPB, berikut hal-hal yang harus selalu disiapkan, terutama yang tinggal di dekat gunung api:

  • Masker
  • Kacamata pelindung
  • Makanan siap saji
  • Lampu senter
  • Baterai cadangan
  • Uang tunai
  • Obat-obatan

Baca juga: Penyebab Gunung Meletus

Bahaya gunung api

Erupsi gunung api memiliki dua jenis bahaya berdasarkan waktu kejadian. Ada bahaya primer dan bahaya sekunder. Berikut penjelasannya:

  • Awan panas dengan suhu 300-700 derajat celsius yang mampu bergerak lebih dari 70 kilometer per jam
  • Aliran lava yang suhunya lebih dari 10.000 derajat celsius dan dapat merusak segala bentuk infrastruktur
  • Gas beracun yang tidak berwarna, berbau, dan mematikan jika terhirup. Antara lain karbon dioksida, sulfur, fumarol, dan mofet
  • Lontaran material pijar ketika letusan magmatis berlangsung. Suhunya mencapai 200 derajat celsius, diameter lebih ari 10 sentimeter dengan daya lontar ratusan kilometer
  • Hujan abu yang materialnya tampak halus dan bergerak sesuai arah angin
  • Lahar letusan terjadi pada gunung berapi yang mempunyai danau kawah, terjadi bersamaan saat letusan. Air bercampur material lepas gunung berapi mengalir dan bentuk banjir lahar.

Baca juga: Tanda-tanda Gunung Meletus

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Membaca Mikrometer Sekrup

Cara Membaca Mikrometer Sekrup

Skola
Cara Menentukan Besaran Turunan

Cara Menentukan Besaran Turunan

Skola
Karakteristik Benda dalam Kehidupan Sehari-hari

Karakteristik Benda dalam Kehidupan Sehari-hari

Skola
Hewan-Hewan Penghasil Listrik

Hewan-Hewan Penghasil Listrik

Skola
Hantaran Listrik: Konduktor, Isolator, dan Semikonduktor

Hantaran Listrik: Konduktor, Isolator, dan Semikonduktor

Skola
Kelistrikan pada Sel Saraf

Kelistrikan pada Sel Saraf

Skola
Penerapan Massa Jenis dalam Kehidupan Sehari-hari

Penerapan Massa Jenis dalam Kehidupan Sehari-hari

Skola
Definisi dan contoh Soal Peluang Saling Lepas

Definisi dan contoh Soal Peluang Saling Lepas

Skola
Konsep dan Contoh Soal Kombinasi pada Peluang

Konsep dan Contoh Soal Kombinasi pada Peluang

Skola
Konsep dan Contoh Soal Permutasi pada Peluang

Konsep dan Contoh Soal Permutasi pada Peluang

Skola
Aturan Penjumlahan dan Perkalian pada Peluang

Aturan Penjumlahan dan Perkalian pada Peluang

Skola
Contoh Soal Integral Tak Tentu

Contoh Soal Integral Tak Tentu

Skola
Nama-nama Bunga dalam Bahasa Inggris

Nama-nama Bunga dalam Bahasa Inggris

Skola
Cara Mengembangkan Cerita Rakyat ke dalam Bentuk Cerpen

Cara Mengembangkan Cerita Rakyat ke dalam Bentuk Cerpen

Skola
Contoh Expressing Intention

Contoh Expressing Intention

Skola
komentar
Close Ads X