Kompas.com - 22/01/2020, 12:00 WIB
Perhitungan baru menemukan jika jarak planet terdekat dengan Bumi adalah Merkurius. (NASA/JPL)Perhitungan baru menemukan jika jarak planet terdekat dengan Bumi adalah Merkurius.
Penulis Ari Welianto
|

KOMPAS.com - Dalam sistem tata surya terdapat planet yang berjumlah delapan planet.

Planet-planet tersebut mengelilingi matahari yang merupakan tata surya paling besar. Setiap planet yang bergerak atau beredar mengelilingi matahari dalam gerak revolusi atau pergerakan planet-planet.

Gerak revolusi setiap planet berbeda-beda dan dalam waktu yang teratur. Mereka juga memiliki lintasan tersendiri. Sehingga planet-planet tidak saling bertabrakan.

Planet yang terdekat dengan Matahari memiliki waktu revolusi yang paling cepat. Sementara planet yang terjauh dari Matahari akan memiliki waktu revolusi paling lama.

Baca juga: Venus, Planet Paling Terang di Tata Surya

Planet-planet pada sistem tata surya

Dikutip dari situs resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Planet adalah benda angkasa yang tidak memancarkan cahaya sendiri dan beredar mengelilingi matahari.

Planet-planet yang berdasarkan jarak terdekat dengan Matahari adalah, Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.

Matahari merupakan sebuah benda panas yang tersusun oleh berbagai gas yang bertekanan tinggi.

Matahari adalah raksasa jika dibandingkan dengan planet yang terbesar sekali pun. Diameter Matahari 109 kali diameter Bumi, yaitu 1,4 juta kilometer. Berat Matahari lebih dari 300.000 kali berat Bumi.

Suhu permukaan Matahari 6.000 derajat celsius yang dipancarkan hingga Bumi. Suhu inti sebesar 15 hingga 20 juta derajat celsius.

Matahari juga memancarkan energi besar gelombang elektromagnet. Gelombang elektromagnet itu, seperti sinar X, sinar gamma, sinar ultraviolet, sinar inframerah, dan gelombang mikro.

Baca juga: Mengenal Anggota Tata Surya, dari yang Terbesar sampai yang Terkecil

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Siapa Penemu Bahasa Inggris?

Siapa Penemu Bahasa Inggris?

Skola
Penyebutan Sate di Berbagai Negara

Penyebutan Sate di Berbagai Negara

Skola
Peran Penting Kecoak untuk Bumi

Peran Penting Kecoak untuk Bumi

Skola
Kenapa Tukang Cukur Kebanyakan Berasal dari Garut dan Madura?

Kenapa Tukang Cukur Kebanyakan Berasal dari Garut dan Madura?

Skola
Ngayau, Tradisi Turun-temurun dari Suku Dayak

Ngayau, Tradisi Turun-temurun dari Suku Dayak

Skola
Kisah Kepunahan Harimau Bali

Kisah Kepunahan Harimau Bali

Skola
Apakah Bangsa Viking Nyata?

Apakah Bangsa Viking Nyata?

Skola
Berapa Usia Matahari?

Berapa Usia Matahari?

Skola
Sampek, Alat Musik Tradisional Kalimantan Timur

Sampek, Alat Musik Tradisional Kalimantan Timur

Skola
Keunikan Alat Musik Fu, Maluku Utara

Keunikan Alat Musik Fu, Maluku Utara

Skola
Tifa, Alat Musik Daerah Papua

Tifa, Alat Musik Daerah Papua

Skola
Alat Musik Daerah Maluku

Alat Musik Daerah Maluku

Skola
Mengenal Alat Musik Daerah Gorontalo

Mengenal Alat Musik Daerah Gorontalo

Skola
Japen dan Garantung, Alat Musik Daerah Kalimantan Tengah

Japen dan Garantung, Alat Musik Daerah Kalimantan Tengah

Skola
Alat Musik Panting Khas Kalimantan Selatan

Alat Musik Panting Khas Kalimantan Selatan

Skola
komentar
Close Ads X