Museum Purbakala Sangiran, Tempat Belajar Evolusi Manusia

Kompas.com - 09/12/2019, 19:14 WIB

Baca juga: Mulai 2020, Disparbud Jabar Akan Jadikan Situs Purbakala Wisata Sejarah

Kemudian ada Pithecanthropus mojokertensis (Pithecanthropus robustus), Meganthropus palaeojavanicus, Pithecanthropus erectus, dan Homo soloensis.

2. Fosil binatang bertulang belakang

Spesies yang fosilnya ditemukan antara lain Elephas namadicus (gajah), Stegodon trigonocephalus (gajah), Mastodon sp (gajah), dan Bubalus palaeokarabau (kerbau).

Kemudian Felis palaeojavanica (harimau), Sus sp (babi), Rhinoceros sondaicus (badak), Bovidae (sapi, banteng), dan Cervus sp (rusa dan domba).

3. Fosil binatang laut dan air tawar

Ada Crocodillus sp (buaya), ikan dan kepiting, gigi ikan hiu, Hippopotamus sp (kuda nil), Moluska (kelas Pelecypoda dan Gastropoda), Chelonia sp (kura-kura), dan foraminifera.

4. Batuan

Ada rijang, kalsedon, batu meteor, dan diatom.

5. Artefak batu

Batu yang ditemukan antara lain serpih dan bilah, serut dan gurdi, kapak persegi, bola batu dan kapak perimbas-penetak.

Media edukasi

Hasil temuan dan koleksi di Museum Sangiran merupakan situs prasejarah yang punya peran sangat penting untuk memahami dan mempelajari proses evolusi manusia.

Baca juga: Sungai Mengering, Warga Temukan Benda yang Diduga Situs Purbakala

Ini bahkan situs purbakala yang paling lengkap di Asia bahkan di dunia. Situs Sangiran ditetapkan sebagai Warisan Dunia Nomor 593 oleh Komite World Heritage pada saat peringatan ke-20 tahun di Merida, Meksiko.

Untuk memudahkan pengunjung, museum terbagi menjadi beberapa bagian. Tiap-tiap ruang pameran tersebut menyuguhkan berbagai fosil jutaan tahun lalu yang tertata rapi, dilengkapi dengan keterangan fosil tersebut.

Ruang pameran dilengkapi dengan AC, maka pengunjung bisa menikmati dan belajar dengan nyaman. Bahkan museum ini mempunyai fasilitas lain seperti laboratorium, gudang fosil, dan ruang slide.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mulut: Fungsi dan Strukturnya

Mulut: Fungsi dan Strukturnya

Skola
Menengok Profesi Bidang Akuntansi

Menengok Profesi Bidang Akuntansi

Skola
Proses Terjadinya Fertilisasi

Proses Terjadinya Fertilisasi

Skola
Konsekuensi Masyarakat Multikultural

Konsekuensi Masyarakat Multikultural

Skola
Konsep Wilayah dan Pewilayahan: Definisi serta Pembagiannya

Konsep Wilayah dan Pewilayahan: Definisi serta Pembagiannya

Skola
Keanggotaan Indonesia di OKI

Keanggotaan Indonesia di OKI

Skola
Sejarah Berdirinya VOC

Sejarah Berdirinya VOC

Skola
Wujud Keragaman Masyarakat Kultural Indonesia

Wujud Keragaman Masyarakat Kultural Indonesia

Skola
Faktor Penyebab Masyarakat Multikultural di Indonesia

Faktor Penyebab Masyarakat Multikultural di Indonesia

Skola
Organisasi Kerja Sama Islam (OKI): Sejarah, Tujuan, dan Anggota

Organisasi Kerja Sama Islam (OKI): Sejarah, Tujuan, dan Anggota

Skola
Masyarakat Multikultural: Pengertian dan Ciri-ciri

Masyarakat Multikultural: Pengertian dan Ciri-ciri

Skola
Hak Oktroi: Pengertian dan Isinya

Hak Oktroi: Pengertian dan Isinya

Skola
Gangguan pada Sistem Imun

Gangguan pada Sistem Imun

Skola
The Sick Man of Europe, Kemunduran Turki Usmani

The Sick Man of Europe, Kemunduran Turki Usmani

Skola
Faktor dan Pengaruh Interaksi Desa dan Kota

Faktor dan Pengaruh Interaksi Desa dan Kota

Skola
komentar
Close Ads X