Mengapa Hujan Deras Selalu Diikuti Awan Mendung dan Petir?

Kompas.com - 09/12/2019, 16:21 WIB
Awan hitam menyelimuti langit jelang Siklon Fani di Visakhapatnam, India, Rabu (1/5/2019). (Reuters) STRINGERAwan hitam menyelimuti langit jelang Siklon Fani di Visakhapatnam, India, Rabu (1/5/2019). (Reuters)

KOMPAS.com - Kita biasa menyebut hujan sebagai tetesan air yang jatuh dari awan ke Bumi. Hujan yang deras biasanya disertai dengan awan hitam yang sering disebut mendung dan petir.

Diambil dari Encyclopaedia Britannica (2015), tetesan hujan memiliki diameter sebesar 0,02 inchi atau 0,5 milimeter. Tetesan yang lebih kecil dari itu kita sebut sebagai gerimis.

Lalu, dari mana datangnya hujan? Air hujan bersumber dari laut. Namun danau dan sungai juga bisa menjadi hujan.

Prosesnya, air yang menguap akibat panas matahari, menjadi embun dan berkumpul di awan. Inilah fase kedua sebelum turun hujan.

Embun atau embun beku yang naik, mengembang dan membentuk awan, Jika semakin tebal, akan menjadi hujan.

Baca juga: Musim Hujan Segera Tiba, Kenali Gejala DBD pada Anak

Lalu, bagaimana dengan mendung? Mendung selalu identik dengan awan hitam.

Hal ini karena uap air yang dibawa tidak hanya karena air yang ada di dalam tanah ataupun laut serta sungai, melainkan juga dari asap knalpot mobil, debu, dan sumber lainnya.

Seringkali awan hujan menghitam juga karena banyak uap air mengembun.

Semakin banyak butiran air dan kristal es yang terkumpul, maka semakin tebal awannya. Karena semakin tebal, intensitas cahaya untuk melewati awan juga semakin kecil.

Semakin banyak butiran air yang terkumpul, semakin banyak cahaya yang terserap. Sehingga awan semakin gelap dan hasilnya hujan yang turun juga akan lebat.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ekonomi Makro di Indonesia dan Pengaruhnya Terhadap Bisnis

Ekonomi Makro di Indonesia dan Pengaruhnya Terhadap Bisnis

Skola
Ekonomi Makro: Pengertian, Tujuan, dan Ruang Lingkupnya

Ekonomi Makro: Pengertian, Tujuan, dan Ruang Lingkupnya

Skola
Jenis-jenis Keberagaman di Indonesia

Jenis-jenis Keberagaman di Indonesia

Skola
Keberagaman: Pengertian dan Faktor Penyebab

Keberagaman: Pengertian dan Faktor Penyebab

Skola
Perencanaan Tata Ruang: Pengertian dan Jenis

Perencanaan Tata Ruang: Pengertian dan Jenis

Skola
Siapa yang Menciptakan Sekolah?

Siapa yang Menciptakan Sekolah?

Skola
Potensi dan Dampak Perkembangan Kota

Potensi dan Dampak Perkembangan Kota

Skola
Kota: Pengertian, Klasifikasi, Ciri, dan Fungsinya

Kota: Pengertian, Klasifikasi, Ciri, dan Fungsinya

Skola
Peran Indonesia dalam Globalisasi dan Dampaknya

Peran Indonesia dalam Globalisasi dan Dampaknya

Skola
Dampak Globalisasi di Berbagai Bidang

Dampak Globalisasi di Berbagai Bidang

Skola
Manfaat Tanah bagi Lahan Potensial

Manfaat Tanah bagi Lahan Potensial

Skola
 Mengenal Interaksi Makhluk Hidup dengan lingkungan

Mengenal Interaksi Makhluk Hidup dengan lingkungan

Skola
Kesuburan tanah: Ciri dan Cara Merawatnya

Kesuburan tanah: Ciri dan Cara Merawatnya

Skola
Manfaat Medan Magnet Bumi pada Migrasi Hewan

Manfaat Medan Magnet Bumi pada Migrasi Hewan

Skola
Gaya pada Gerak: Pengertian dan Pengaruhnya

Gaya pada Gerak: Pengertian dan Pengaruhnya

Skola
komentar
Close Ads X