Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 28/09/2022, 12:00 WIB
Lulu Lukyani

Penulis

KOMPAS.com - Bulan memiliki lingkungan yang sangat berbeda dengan Bumi. 

Ini berarti bahwa bulan terdiri dari lapisan yang berbeda dengan komposisi yang berbeda. 

Sejauh ini, studi pengukuran seismik, rotasi, dan gravitasi telah memungkinkan para ilmuwan untuk mendapatkan wawasan tentang berbagai lapisan di dalam Bulan.

Lapisan-lapisan Bulan

Dilansir dari NASA, berikut adalah penjelasan mengenai lapisan-lapisan Bulan

Inti Bulan

Bulan memiliki inti yang berupa logam padat. Sebagian besar inti Bulan terdiri dari besi dan beberapa nikel. 

Baca juga: Apa Saja Ciri-ciri Bulan?

Inti bagian dalam adalah massa padat dengan diameter sekitar 480 km. 

Kemudian, terdapat inti luar yang cair, yang mengelilingi inti dalam yang padat. Ini membuat diameter total inti menjadi sekitar 660 km.

Inti Bulan terbilang kecil (sekitar 20% dari diameter Bulan), jika dibandingkan dengan planet terestrial lainnya, seperti Bumi, dengan inti berukuran hampir 50% dari diameternya.

Mantel dan kerak Bulan

Di atas inti Bulan terdapat mantel dan kerak. Perbedaan komposisi antara lapisan-lapisan ini menunjukkan bahwa Bulan terdiri dari lautan magma yang besar dalam sejarahnya yang sangat awal. 

Saat lautan magma mulai mendingin, kristal mulai terbentuk di dalam magma. 

Baca juga: Mengapa Bulan Kadang Terlihat Dekat, Kadang Terlihat Jauh?

Kristal mineral mantel yang lebih padat, seperti olivin dan piroksen, tenggelam ke dasar lautan. 

Sementara itu, mineral yang lebih ringan, terutama feldspar plagioklas anorthosit, mengkristal dan melayang ke permukaan untuk membentuk kerak Bulan. 

Mantel Bulan memiliki ketebalan sekira 1350 km jauh lebih luas daripada kerak Bumi, yang memiliki ketebalan rata-rata sekitar 50 km.

Menariknya, kerak Bulan tampak lebih tipis di sisi Bulan yang menghadap Bumi, dan lebih tebal di sisi yang menghadap jauh. Para peneliti pun masih mengamati penyebab hal ini bisa terjadi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com