Kompas.com - 01/05/2022, 19:57 WIB

KOMPAS.com - Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) resmi menetapkan 1 Syawal 1443 Hijriah atau hri lebaran, pada Senin 2 Mei 2022.

Adapun pengumuman tersebut disampaikan dalam hasil sidang isbat yang dipimpin Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas.

Menag Yaqut memaparkan bahwa informasi perhitungan dengan hisab telah dikonfirmasi dari laporan sejumlah petugas Kemenag di daerah, yang ditempatkan di 99 titik rukyat di seluruh Indonesia.

Ia mengatakan, hilal atau Bulan sabit tertipis nampak pada ketinggian 4 derajat 0,59 menit.

Baca juga: Kemenag: Berdasarkan Hisab, Hilal Awal Syawal 1443 H Dimungkinkan Terlihat Hari Ini

"Dari 99 titik ini ada yang melaporkan melihat hilal sebagaimana yang tadi dilaporkan oleh direktur urusan agama islam dan pembinaan syariah," ungkap Yaqut dalam telekonferensi pers Penetapan 1 Syawal 1443 H yang disiarkan langsung di TVRI, Minggu (1/5/2022).

"Oleh karena itu, dengan dua hal tersebut yaitu berdasarkan hisab posisi hilal seluruh Indonesia sudah di atas ufuk serta laporan hilal yang sudah terlihat, secara mufakat sidang isbat menetapkan bahwa 1 Syawal 1443 Hijriah jatuh pada hari Senin 2 Mei 2022 Masehi," ujar Yaqut.

Dia menjelaskan bahwa dalam melaksanakan sidang isbat, Kemenag selalu menggunakan dua metode yaitu perhitungan (hisab), dan melihat langsung keberadaan hilal (rukyat).

Dua metode tersebut, kata Yaqut, adalah metode yang saling melengkapi satu dengan lain karena sangat berkaitan.

"Seorang perukyat tentu harus menguasai hisab karena tanpa hisab dia tidak bisa merukyat dengan baik. Begitu juga hisab sebagai sebuah hal yang sifatnya informatif tentang posisi ketinggian hilal lalu dirukyat," imbuhnya.

Penetapan 1 Syawal 1443 Hijriah atau Idul Fitri 2022 ini merupakan kesepakatan bersama, dari sidang isbat yang telah dilaksanakan Kemenag bersama lembaga lainnya.

Dengan demikian, Lebaran 2022 yang ditetapkan pemerintah dipastikan sama dengan Muhammadiyah yakni jatuh pada 2 Mei 2022.

"Dan tentu kita berharap, mudah-mudahan dengan hasil sidang isbat ini seluruh umat Islam di Indonesia dapat merasakan Idul Fitri secara bersama-sama," pungkas Yaqut.

Baca juga: Sejak Kapan Orang Melihat Hilal untuk Tentukan Bulan dalam Kalender Hijriyah?

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.