Kompas.com - 10/02/2022, 12:32 WIB
Penulis Lulu Lukyani
|

KOMPAS.com - Istilah "litosfer" berasal dari bahasa Yunani, yakni "lithos" yang berarti batuan dan "sphere" yang berarti lapisan.

Secara sederhana, litosfer adalah lapisan Bumi yang paling luar, yang biasa disebut kulit Bumi. 

Lapisan litosfer, umumnya, tersusun dari materi-materi yang berwujud padat dan senyawa kimia yang kaya akan Si02.

Susunan materi inilah yang menyebabkan litosfer kerap dinamakan lapisan silikat.

Dilansir dari Sumber Belajar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, litosfer terdiri dari kulit bumi dan selimut bumi bagian atas dengan ketebalan sekitar 50-100 km. 

Baca juga: Apa Manfaat Lapisan Udara Stratosfer?

Adapun susunan litosfer dari dalam hingga ke permukaan Bumi secara berurutan adalah inti Bumi, mantel Bumi, dan kerak Bumi.

Inti Bumi

Lapisan terdalam bumi membentuk inti Bumi yang tersusun dari material cair yang bertekanan sangat tinggi. 

Materi-materi yang menyusun inti Bumi adalah mineral cair Besi (Fe) dan Nikel (Ni). 

Suhu di lapisan ini mendekati suhu permukaan matahari, yakni mencapai sekitar 6.000 derajat celsius. 

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.