Kompas.com - 31/01/2022, 09:03 WIB

KOMPAS.com - Rambut rontok mungkin menjadi hal yang menakutkan bagi banyak orang, terutama bagi mereka yang berusia produktif. Selain tidak nyaman, kondisi ini juga membuat kepercayaan diri menurun karena sangat merusak penampilan.

Melansir Cleveland Clinic, Selasa (11/1/2022) hal tersebut menyebabkan seseorang kehilangan sekitar 100 helai rambut sehari.

Kerontokan rambut pada dasarnya normal bagi semua orang, namun beberapa orang mungkin mengalami alopecia, yaitu ketika rambut tidak lagi dapat tumbuh sehingga mengalami penipisan.

Adapun penyebab rambut rontok bisa karena beberapa hal, di antaranya:

  • Faktor genetik
  • Stres
  • Perubahan hormonal seperti kehamilan atau menopause
  • Perawatan rambut seperti perm atau bleaching
  • Obat-obatan seperti kemoterapi
  • Kondisi medis tertentu, misalnya infeksi jamur atau penyakit tiroid

Baca juga: Mengenal Transplantasi Rambut, Prosedur yang Dijalani Anang Hermansyah di Turki

Menurut ahli dermatologi, dr Wilma Bergfeld rambut rontok juga bisa dipicu oleh kondisi tertentu, misalnya pada saat menstruasi.

“Rambut rontok adalah tanda bahwa sesuatu telah terjadi pada tubuh,” ujar Bergfeld.

Folikel rambut, katanya, merupakan salah satu dari tiga garis sel dalam tubuh sehingga jika ada hal yang membuat pertumbuhan rambut tidak seimbang mungkin mengindikasikan masalah kesehatan.

“Secara umum, jika pemicunya hilang atau apa pun yang menyebabkan cedera pada folikel rambut, maka rambut akan kembali dalam jangka waktu empat bulan hingga satu tahun,” imbuhnya.

Oleh karena itu, dr Bergfeld menyimpulkan enam cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi rambut rontok.

Cara mengatasi rambut rontok

1. Mengonsumsi multivitamin

Ketika mengalami kerontokan rambut yang parah, kemungkinan Anda kekurangan vitamin dan mineral tertentu seperti vitamin A, B, C, D, E, zinc maupun zat besi dapat memengaruhi pertumbuhan rambut.

Terkait hal ini, Bergfeld mengatakan bahwa suplemen seperi biotin forte dengan zinc mampu untuk menjaga kesehatan rambut, kulit dan jaringan otot.

2. Menjalani diet Mediterania

Diet Mediterania dikenal sebagai salah satu diet tersehat di dunia. Diet ini mengutamakan konsumsi buah-buahan, sayuran dan protein sehari-hari. Dengan melakukan diet Mediterania, membantu Anda mengurangi kerontokan rambut.

Pasalnya, jenis program penurunan berat badan ketat lainnya tidak hanya menurunkan berat badan, tetapi memicu rambut rontok akibat kehilangan nutrisi untuk folikel rambut.

3. Mengonsumsi banyak protein

Kekurangan asupan protein yang dibutuhkan oleh tubuh, disebut dapat memengaruhi pertumbuhan rambut.

Artinya, mengonsumsi lebih banyak makanan yang mengonsumsi protein membantu rambut agar bisa cepat tumbuh kembali. Anda dapat memakan kacang-kacangan, polong-polongan, telur atau yogurt.

“Anda membutuhkan 40 hingga 60 gram (protein) sehari. Anda bisa minum protein, tidak harus memakannya dari makanan," papar Bergfeld.

Baca juga: 10 Makanan untuk Rambut Rontok, Rambut Jadi Tebal dan Sehat

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.