Kompas.com - 16/01/2022, 16:00 WIB

KOMPAS.com - Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa penurunan jumlah spesies burung dan mamalia membuat tanaman di seluruh dunia mengalami kesulitan beradaptasi dengan perubahan iklim.

Hal ini karena penurunan jumlah hewan membuat penyebaran benih tanaman lebih sulit. Alhasil, tanaman tak dapat beradaptasi secara efektif terhadap perubahan iklim.

Dilansir dari New Scientist, Sabtu (15/1/2022), sekitar setengah tumbuhan di Bumi bergantung pada hewan untuk menyebarkan benih mereka.

Berbagai penelitian juga telah menunjukkan betapa pentingnya peran hewan besar sebagai pengangkut benih jarak jauh.

Baca juga: Ribuan Rusa Kutub Kabur Cari Makan, Ilmuwan Sebut Dampak Perubahan Iklim

Nah, kali ini para peneliti dari Rice University, Texas, melakukan studi terhadap permasalahan tersebut. Apalagi dampak penurunan satwa liar dan efeknya terhadap penyebaran benih belum pernah diteliti di tingkat global sebelumnya.

Dalam studinya, para peneliti mengumpulkan data 302 spesies hewan dan benih tumbuhan yang penyebarannya dibantu oleh hewan-hewan tersebut.

Para peneliti kemudian menggabungkannya dengan informasi dari studi lapangan, termasuk seberapa jauh benih bergerak dan bagaimana bertahan hidup setelah melewati usus hewan. Peneliti selanjutnya juga membandingkan informasi tersebut dengan pemodelan komputer.

Tim peneliti menemukan bahwa penyebaran benih secara global telah menurun drastis dibandingkan dengan model dunia yang belum pernah mengalami penurunan burung dan mamalia.

Hilangnya burung dan mamalia telah mendorong 60 persen kemampuan tanaman untuk bertahan dari perubahan iklim.

Kemampuan bertahan terhadap perubahan iklim juga akan bertambah turun sebanyak 15 persen lagi jika hewan penyebar benih kemudian punah.

Baca juga: Jejak Perubahan Iklim Tercatat pada Cangkang Kerang

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.