Kompas.com - 07/12/2021, 07:00 WIB
Bintang laut, hewan yang tidak memiliki otak Care_smc FlickrBintang laut, hewan yang tidak memiliki otak

KOMPAS.com - Otak adalah bagian penting dari suatu organisme. Otak menjadi pusat pengendalian sistem saraf ke seluruh tubuh. Semua organ baik yang bekerja tanpa disadari dan disadari bekerja dengan perintah dari otak. Apakah suatu organisme bisa hidup tanpa otak?

Ternyata hidup tanpa otak bukan menjadi masalah bagi sebagian hewan. Terdapat beberapa hewan yang hidup otak. Berikut ini adalah hewan yang tidak memiliki otak:

1. Bulu babi

Hewan yang tidak memiliki otak yang pertama adalah bulu babi. Bulu babi adalah binatang dengan kulit yang tajam seperti duri dan banyak ditemukan di dasar laut. Walaupun tajam dan berbahaya, bulu babi bukan hewan beracun.

Bagian dalam tubuh babi hanya terdiri dari organ yang mengatur sistem vaskular dan air. Sistem tersebut mengatur tekanan air di dalam tubuhnya dan membantu bulu babi terus bergerak dan mengontrol asupan makan.

2. Teripang

Teripang disebut juga dengan sea cucumber. Teripang adalah hewan yang tidak memiliki otak. Walaupun tidak punya otak, teripang adalah hewan yang berbahaya karena bisa mengeluarkan racun bernama holothurin, yang bisa membuat manusia buta permanen.

Baca juga: 5 Hewan Darat yang Pandai Berenang

3. Ubur-ubur

Hampir semua jenis ubur-ubur tidak punya otak. Walaupun begitu, ubur-ubur terus bergerak. Ubur-ubur berpindah tempat dengan mendorong dirinya melalui dorongan dari menyemprotkan air dati mulutnya.

Uniknya, untuk menggantikan fungsi otak, ubur-ubur memiliki sistem saraf yang unik. Jika ada yang menyentuh tentakelnya, ubur-ubur akan memberikan reaksi dengan cepat dan menyengat dengan racunnya.

Itu sebabnya jangan berenang mendekati ubur-ubur dengan sengaja. Ubur-ubur tidak kana berenang sengaja ke arahmu karena mereka tidak punya otak.

4. Terumbu

Sebagian orang mengira terumbu adalah tumbuhan, padahal terumbu adalah binatang dan tidak memiliki otak. Hal yang membuat terumbu adalah hewan karena hewan harus mencari makanannya sendiri. Tidak seperti tumbuhan yang bisa memproduksi sendiri.

5. Bintang laut

Bintang laut adalah kerabat dekat teripang. Bintang laut tidak memiliki otak. Bintang laut memiliki mata kecil di tiap ujung lengannya. Guna mata tersebut adalah untuk membedakan siang dan malam serta mendeteksi pergerakan di sekitarnya. Mendeteksi pergerakan ini berfungsi untuk mencari mangsa dan untuk melindungi diri dari musuh.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal Lokasi, Karakteristik, dan Jenis Sesar Semangko

Mengenal Lokasi, Karakteristik, dan Jenis Sesar Semangko

Fenomena
Tidak Semua Kasus Dites Whole Genome Sequencing, Seberapa Efektif PCR-SGTF Deteksi Omicron?

Tidak Semua Kasus Dites Whole Genome Sequencing, Seberapa Efektif PCR-SGTF Deteksi Omicron?

Oh Begitu
Putri Nurul Arifin Meninggal Dunia karena Henti Jantung, Apa Saja Penyebab dan Gejalanya?

Putri Nurul Arifin Meninggal Dunia karena Henti Jantung, Apa Saja Penyebab dan Gejalanya?

Kita
Suara Asing Membuat Otak Tetap Aktif Saat Kita Tidur, Studi Jelaskan

Suara Asing Membuat Otak Tetap Aktif Saat Kita Tidur, Studi Jelaskan

Oh Begitu
WHO: Eropa Mungkin Bisa Menuju Akhir Pandemi Covid-19

WHO: Eropa Mungkin Bisa Menuju Akhir Pandemi Covid-19

Oh Begitu
Kakek Tewas Dikeroyok karena Diteriaki Maling, Mengapa Orang Main Hakim Sendiri?

Kakek Tewas Dikeroyok karena Diteriaki Maling, Mengapa Orang Main Hakim Sendiri?

Oh Begitu
Kakek Tewas Dikeroyok, Sosiolog : Main Hakim Sendiri jadi Momen Penyaluran Kekesalan Individu

Kakek Tewas Dikeroyok, Sosiolog : Main Hakim Sendiri jadi Momen Penyaluran Kekesalan Individu

Kita
Kerangkeng di Rumah Bupati Langkat Disebut untuk Rehabilitasi Pecandu Narkoba, Sudah Tepatkah Metode Ini?

Kerangkeng di Rumah Bupati Langkat Disebut untuk Rehabilitasi Pecandu Narkoba, Sudah Tepatkah Metode Ini?

Fenomena
Super Immunity Covid-19, Kombinasi Antibodi Pasca-Infeksi dan Vaksinasi

Super Immunity Covid-19, Kombinasi Antibodi Pasca-Infeksi dan Vaksinasi

Oh Begitu
95 Juta Tahun Lalu, Kepiting Kuno Punya Mata Besar dengan Penglihatan Sangat Tajam

95 Juta Tahun Lalu, Kepiting Kuno Punya Mata Besar dengan Penglihatan Sangat Tajam

Oh Begitu
Pasien Omicron di Jabodetabek Bisa Dapat Pelayanan dan Obat Covid-19 Gratis, Ini Syaratnya

Pasien Omicron di Jabodetabek Bisa Dapat Pelayanan dan Obat Covid-19 Gratis, Ini Syaratnya

Oh Begitu
Skenario Terburuk Gempa Banten yang Mengancam Wilayah Jakarta

Skenario Terburuk Gempa Banten yang Mengancam Wilayah Jakarta

Oh Begitu
Prediksi Ahli soal Covid-19 di Tahun 2022 Setelah Gelombang Infeksi Omicron

Prediksi Ahli soal Covid-19 di Tahun 2022 Setelah Gelombang Infeksi Omicron

Oh Begitu
Gejala Mirip Flu, Kapan Seseorang Harus Melakukan Pemeriksaan Covid-19?

Gejala Mirip Flu, Kapan Seseorang Harus Melakukan Pemeriksaan Covid-19?

Oh Begitu
Vaksin Booster Pfizer Bertahan Lawan Omicron Selama 4 Bulan, Studi Jelaskan

Vaksin Booster Pfizer Bertahan Lawan Omicron Selama 4 Bulan, Studi Jelaskan

Oh Begitu
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.