Kompas.com - 13/11/2021, 21:12 WIB
Dari pemandangan udara, ikan paus biru berenang di bawah permukaan Teluk Monterey, California Shutterstock/Chase DekkerDari pemandangan udara, ikan paus biru berenang di bawah permukaan Teluk Monterey, California

KOMPAS.com - Laut merupakan habitat yang tidak terbatas bagi berbagai makhluk hidup. Bahkan banyak bagian laut yang belum dieksplorasi. Laut ternyata menjadi tempat tinggal berbagai makhluk raksasa. Berikut 5 hewan laut terbesar di dunia.

1. Paus biru

Hewan laut terbesar di dunia adalah paus biru. Paus biru memiliki panjang 24,9 meter dengan berat mencapai 165 ton. Paus biru merupakan mamalia terbesar yang pernah hidup. Bahkan, berat jantungnya saja mencapai 680 kilogram.

2. Paus sirip

Hewan laut terbesar kedua masih dipegang oleh paus, namun kali ini paus sirip. Paus sirip memiliki berat mencapai 50 ton dengan panjang 20,7 meter. Karakter unik dari paus sirip adalah rahang bawahnya yang berbeda warna antara kanan dan kirinya. Rahang bawah sebelah kanan berwarna hitam, sedangkan rahang bawah kiri berwarna putih.

Baca juga: Studi Ungkap Seberapa Banyak Paus Makan

3. Paus sperma

Selanjutnya adalah paus sperma yang memiliki panjang 20,4 meter dengan berat 65 ton. Sebenarnya ukurannya hampir mirip dengan paus sirip. Namun, panjang paus sirip yang pernah ditemukan lebih panjang dari paus sperma.

4. Hiu paus

Hiu satu ini mendapatkan nama paus karena ukurannya yang luar biasa. Hiu paus memiliki panjang 10 meter dengan berat mencapai 20,5 ton. Pada tubuh hiu paus terdapat bintik kecoklatan yang memiliki pola unik pada setiap individu.

5. Paus orca

Paus orca disebut juga paus pembunuh karena ia merupakan predator. Berbeda dengan keempat jenis hewan laut terbesar sebelumnya yang mencari binatang yang jauh lebih kecil untuk dimakan, paus orca memilih mangsa yang lebih besar. Paus orca bisa memakan apapun, bahkan paus lainnya. Paus orca terkenal karena warnanya yang khas, yaitu hitam dan putih.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Largest
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER SAINS]: Putri Nurul Arifin Meninggal karena Henti Jantung | Kakek Tewas Dikeroyok | Batuan Warna Ungu di Mars

[POPULER SAINS]: Putri Nurul Arifin Meninggal karena Henti Jantung | Kakek Tewas Dikeroyok | Batuan Warna Ungu di Mars

Oh Begitu
Mengenal Lokasi, Karakteristik, dan Jenis Sesar Semangko

Mengenal Lokasi, Karakteristik, dan Jenis Sesar Semangko

Fenomena
Tidak Semua Kasus Dites Whole Genome Sequencing, Seberapa Efektif PCR-SGTF Deteksi Omicron?

Tidak Semua Kasus Dites Whole Genome Sequencing, Seberapa Efektif PCR-SGTF Deteksi Omicron?

Oh Begitu
Putri Nurul Arifin Meninggal Dunia karena Henti Jantung, Apa Saja Penyebab dan Gejalanya?

Putri Nurul Arifin Meninggal Dunia karena Henti Jantung, Apa Saja Penyebab dan Gejalanya?

Kita
Suara Asing Membuat Otak Tetap Aktif Saat Kita Tidur, Studi Jelaskan

Suara Asing Membuat Otak Tetap Aktif Saat Kita Tidur, Studi Jelaskan

Oh Begitu
WHO: Eropa Mungkin Bisa Menuju Akhir Pandemi Covid-19

WHO: Eropa Mungkin Bisa Menuju Akhir Pandemi Covid-19

Oh Begitu
Kakek Tewas Dikeroyok karena Diteriaki Maling, Mengapa Orang Main Hakim Sendiri?

Kakek Tewas Dikeroyok karena Diteriaki Maling, Mengapa Orang Main Hakim Sendiri?

Oh Begitu
Kakek Tewas Dikeroyok, Sosiolog : Main Hakim Sendiri jadi Momen Penyaluran Kekesalan Individu

Kakek Tewas Dikeroyok, Sosiolog : Main Hakim Sendiri jadi Momen Penyaluran Kekesalan Individu

Kita
Kerangkeng di Rumah Bupati Langkat Disebut untuk Rehabilitasi Pecandu Narkoba, Sudah Tepatkah Metode Ini?

Kerangkeng di Rumah Bupati Langkat Disebut untuk Rehabilitasi Pecandu Narkoba, Sudah Tepatkah Metode Ini?

Fenomena
Super Immunity Covid-19, Kombinasi Antibodi Pasca-Infeksi dan Vaksinasi

Super Immunity Covid-19, Kombinasi Antibodi Pasca-Infeksi dan Vaksinasi

Oh Begitu
95 Juta Tahun Lalu, Kepiting Kuno Punya Mata Besar dengan Penglihatan Sangat Tajam

95 Juta Tahun Lalu, Kepiting Kuno Punya Mata Besar dengan Penglihatan Sangat Tajam

Oh Begitu
Pasien Omicron di Jabodetabek Bisa Dapat Pelayanan dan Obat Covid-19 Gratis, Ini Syaratnya

Pasien Omicron di Jabodetabek Bisa Dapat Pelayanan dan Obat Covid-19 Gratis, Ini Syaratnya

Oh Begitu
Skenario Terburuk Gempa Banten yang Mengancam Wilayah Jakarta

Skenario Terburuk Gempa Banten yang Mengancam Wilayah Jakarta

Oh Begitu
Prediksi Ahli soal Covid-19 di Tahun 2022 Setelah Gelombang Infeksi Omicron

Prediksi Ahli soal Covid-19 di Tahun 2022 Setelah Gelombang Infeksi Omicron

Oh Begitu
Gejala Mirip Flu, Kapan Seseorang Harus Melakukan Pemeriksaan Covid-19?

Gejala Mirip Flu, Kapan Seseorang Harus Melakukan Pemeriksaan Covid-19?

Oh Begitu
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.