Kompas.com - 06/10/2021, 17:30 WIB
Seekor bird of paradise atau yang dikenal lokal sebagai burung cenderawasih, terlihat di Desa Malagufuk, Sorong, Papua, Rabu (23/8/2017). Papua adalah rumah bagi sepertiga hutan hujan yang tersisa di Indonesia, namun perburuan dan penggundulan hutan yang merajalela telah menghancurkan populasi burung di banyak hutan di Papua. AFP PHOTO/STRSeekor bird of paradise atau yang dikenal lokal sebagai burung cenderawasih, terlihat di Desa Malagufuk, Sorong, Papua, Rabu (23/8/2017). Papua adalah rumah bagi sepertiga hutan hujan yang tersisa di Indonesia, namun perburuan dan penggundulan hutan yang merajalela telah menghancurkan populasi burung di banyak hutan di Papua.


KOMPAS.com - Kangpho bukan satu-satunya maskot di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua yang berlangsung dari 2-15 Oktober 2021. Masih ada Drawa, yang terinspirasi dari burung cenderawasih.

Burung yang juga hewan endemik Papua ini memang dapat dikenali dengan mudah. Bulu-bulunya sangat indah sehingga tak heran ia punya julukan sebagai burung dari surga.

Namun bukan hanya itu saja fakta dari burung tersebut. Selama ini sebagian orang mungkin menganggap jika hanya ada satu jenis burung cenderawasih saja, tapi ternyata burung surga ini ada banyak jenisnya.

Mengutip laman resmi WWF, terdapat 30 jenis Cenderawasih yang ada di Indonesia dan 28 jenis di antaranya dapat ditemukan di Papua, salah satunya adalah Cenderawasih raggiana yang dipilih sebagai maskot PON XX Papua.

Fakta lain dari burung cenderawasih adalah kegemarannya untuk menari untuk memikat pasangan. Selain berdansa, perilaku display atau memikat lawan jenis ini dilakukan oleh jantan dengan menampilkan bulu-bulu indahnya.

Baca juga: Papua Barat Punya Spesies Cenderawasih Endemik, Dijuluki Superb Bird of Paradise

Menariknya, seperti dikutip dari Econusa tiap jenis cenderawasih punya atraksi dan tarian khas tersendiri. Misalnya saja Cenderawasih Vogelkop, ia akan membentangkan sayapnya yang berwarna hitam menjadi seperti kipas.

Sementara pada Cenderawasih Parotia arfak, burung tersebut akan mengembangkan bagian khusus dari bulunya sehingga mirip rok balerina sambil menari berputar-putar.

Sedangkan Magnificent riflebird akan mengepakkan sayapnya yang lebar dan mengajak sang betina untuk berdansa bersama.

Tak hanya punya bulu-bulu cantik yang dapat dikagumi. Burung cenderawasih pun memiliki peran luar biasa penting bagi ekosistem di Papua.

Baca juga: Mengapa Keberadaan Burung Cenderawasih Kian Terancam?

 

Sebagian besar cenderawasih ini merupakan pemakan buah, sehingga mereka merupakan penyebaran biji-biji dari pohon penghasil buah-buahan.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber WWF,Econusa
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.