Kompas.com - 19/09/2021, 09:02 WIB
Seekor bird of paradise atau yang dikenal lokal sebagai burung cenderawasih, terlihat di Desa Malagufuk, Sorong, Papua, Rabu (23/8/2017). Papua adalah rumah bagi sepertiga hutan hujan yang tersisa di Indonesia, namun perburuan dan penggundulan hutan yang merajalela telah menghancurkan populasi burung di banyak hutan di Papua. AFP PHOTO/STRSeekor bird of paradise atau yang dikenal lokal sebagai burung cenderawasih, terlihat di Desa Malagufuk, Sorong, Papua, Rabu (23/8/2017). Papua adalah rumah bagi sepertiga hutan hujan yang tersisa di Indonesia, namun perburuan dan penggundulan hutan yang merajalela telah menghancurkan populasi burung di banyak hutan di Papua.
Penulis Lulu Lukyani
|

KOMPAS.com – Berkat rupanya yang sangat cantik, burung cenderawasih dijuluki sebagai burung dari surga.

Diperkirakan terdapat 30 jenis burung cenderawasih di Indonesia, yang 28 jenis di antaranya dapat ditemukan di Papua.

Salah satu spesies burung cenderawasih yang mudah ditemui adalah burung cenderawasih kuning kecil (Paradisaea minor).

Dilansir dari WWF Indonesia, semua spesies burung cenderawasih berstatus dilindungi dalam UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

Ini berarti, burung cenderawasih merupakan hewan yang dilindungi sehingga tidak boleh diburu, dibunuh, dan diperdagangkan.

Baca juga: Bayi Burung Belajar Berkicau Sejak Belum Menetas dari Telur

Lantas, apa yang menyebabkan keberadaan burung cenderawasih kian terancam punah?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Burung cantik yang menjadi ciri khas Papua ini masih menjadi target perburuan dan perdagangan. Burung cenderawasih masih banyak diperjualbelikan dan dijadikan souvenir.

Ini jelas merupakan tindak kejahatan lingkungan yang tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga merusak ekosistem dengan mengancam kelangsungan hidup organismenya.

Bukan tidak mungkin jika perburuan dan perdagangan burung cenderawasih tetapi dilakukan, burung cantik ini akan punah.

Baca juga: Ribuan Burung Pipit Berjatuhan di Bali, Peneliti BRIN Duga Ini Penyebabnya

Selain perburuan dan perdagangan, deforestasi untuk perkebunan juga mengurangi habitat burung cenderawasih secara signifikan.

Dengan demikian, beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga populasi burung cenderawasih agar tidak punah adalah menghentikan deforestasi dan perburuan burung cenderawasih.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.