Kompas.com - 02/09/2021, 08:30 WIB
Ilustrasi kabut asap freepikIlustrasi kabut asap

KOMPAS.com - Kabut asap adalah kondisi dimana polusi di dalam udara sudah memasuki tahap bahaya. Di Indonesia, kabut asap sering terjadi di Sumatera dan Kalimantan akibat kebakaran hutan. Artikel ini akan membahas kabut asap dan dampaknya bagi kesehatan.

Pemerintah Indonesia telah menyusun Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) sebagai acuan prosedur pengendalian pencemaran udara terhadap kesehatan.

Baca juga: Macam-macam Penyebab Kebakaran Hutan, 90 Persen akibat Ulah Manusia

Indeks ini mengukur beberapa parameter, yaitu debu, sulfur dioksida, karbon monoksida, ozon, dan nitrogen dioksida. Berikut penjelasan ISPU:

  1. 0-50
    1. Level pencemaran udara: baik
    2. Dampak kesehatan: tidak ada dampak kesehatan
  2. 51-100
    1. Level pencemaran udara: sedang
    2. Dampak kesehatan:tidak ada dampak kesehatan
  3. 100-199
    1. Level pencemaran udara: tidak sehat
    2. Dampak kesehatan: dapat menimbulkan gejala iritasi pada saluran pernafasan, bagi penderita jantung, gejalanya akan semakin berat
    3. Tindakan pengamanan: menggunakan masker atau penutup hidung bila melakukan aktivitas di luar rumah, aktifitas fisik bagi penderita jantung dikurangi
  4. 200-299
    1. Level pencemaran udara: sangat tidak sehat
    2. Dampak kesehatan: pada penderita ISPA, pneumonia, dan jantung, gejalanya akan meningkat
    3. Tindakan pengamanan: batasi aktivitas di luar rumah, persiapan ruang khusus untuk perawatan pasien ISPA dan pneumonia berat di fasilitas layanan kesehatan, aktivitas penderita jantung dikurangi
  5. 300-399
    1. Level pencemaran udara: berbahaya
    2. Dampak kesehatan: bagi penderita suatu penyakit, gejalanya akan semakin serius, orang sehat menjadi mudah lelah
    3. Tindakan pengamanan: penderita penyakit harus ditempatkan di ruang bebas pencemaran udara, aktivitas sekolah dan kantor harus menggunakan AC
  6. >400
    1. Level pencemaran udara: sangat berbahaya
    2. Dampak kesehatan: berbahaya bagi semua orang, terutama balita, ibu hamil, orang tua, dan penderita gangguan pernapasan
    3. Tindakan pengamanan: semua harus tinggal di rumah, tutup pintu dan jendela, melakukan evakuasi selektif terhadap kelompok rentan ke tempat atau ruang bebas pencemaran udara.

Bencana kebakaran hutan akan menimbulkan kabut asap dengan ISPU lebih dari 200. Oleh karena itu, kabut asap sangat berbahaya bagi kesehatan

Dampak kesehatan yang ditimbulkan

Dilansir dari Infodatin Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, kabut asap menimbulkan dampak kesehatan yang sangat serius. Asap yang berasal dari kebakaran hutan mengandung campuran gas, partikel, dan bahan kimia hasil pembakaran yang tidak sempurna.

Partikel yang timbul akan memberikan dampak yang berbeda. Partikel yang berukuran lebih dari 10 mikron biasanya tidak masuk ke dalam paru. Namun, ini akan tidak akan masuk ke dalam paru-paru.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Partikel ini akan menyebabkan iritasi pada mata, hidung, dan tenggorokan. Gejalanya seperti mata perih dan berair, hidung berair, rasa tidak nyaman pada tenggorokan, mual, sakit kepala, dan rentan terkena ISPA.

Partikel yang lebih kecil berukuran kurang dari 10 mikron mampu terhirup hingga ke dalam paru-paru. Ini akan sangat mempengaruhi kesehatan kelompok rentang. Kelompok tersebut terdiri dari balita, ibu hamil, orang tua, dan penderita penyakit paru dan jantung.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.