Kompas.com - 09/06/2021, 18:32 WIB
Ilustrasi tsunami ShutterstockIlustrasi tsunami

KOMPAS.com - Indonesia adalah negara yang terletak di ring of fire dan merupakan pertemuan lempeng tektonik. Ini menjadikan Indonesia memiliki wilayah dengan gunung berapi yang aktif dan rawan mengalami gempa bumi.

Hal ini senada dengan pernyataan BMKG, “Indonesia memiliki potensi gempabumi yang dapat terjadi kapan saja dengan berbagai kekuatan.”

Selain itu, Indonesia adalah negara kepulauan dan merupakan negara dengan garis pantai terpanjang di dunia. Kondisi wilayah Indonesia tersebut membuat Indonesia terpapar resiko tsunami.

Dilansir dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana, tsunami adalah rangkaian gelombang laut yang menjalar dengan kecepatan mencapai lebih dari 900 kilometer per jam atau lebih. Gelombang tsunami bisa meninggi hingga puluhan meter dan bersifat merusak.

Salah satunya adalah hasil pemodelan para ahli yang dipaparkan dalam seminar Kajian dan Mitigasi di Jawa Timur. Pemodelan matematis menunjukkan bahwa Jawa Timur berpotensi diguncang gempa berkekuatan magnitudo 8,9 dengan tinggi tsunami mencapai 29 meter.

Hasil pemodelan ini hanya perhitungan matematis dan bukan prediksi. Sampai saat ini belum ada metode yang mampu memprediksi gempa bumi dan tsunami secara akurat. Namun, sebagai penduduk Indonesia yang terpapar resiko tersebut, kita perlu paham cara mitigasi tsunami.

Untuk memahami mitigasi tsunami, baca selengkapnya di sini.

Baca juga: Potensi Tsunami Jawa Timur 29 Meter, Ini Cara Mitigasi Bencana Tsunami

Selain memahami mitigasi tsunami, Anda juga bisa mengingat konsep sederhana yang disampaikan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana. Metode sederhana itu adalah metode 20-20-20.

Metode 20-20-20

Metode ini tidak berlaku bagi semua wilayah, namun berlaku bagi orang-orang yang ketika kejadian sedang berada atau tinggal dekat dengan garis pantai dan sulit untuk evakuasi ke dataran tinggi.

Jika Anda merasakan gempa selama 20 detik, waspada tsunami akan datang dalam waktu 20 menit kemudian. Jika berada di garis pantai, sebaiknya Anda mengevakuasi diri Anda untuk naik ke atas gedung dengan ketinggian 20 meter.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.