Pertama Kalinya, Astronot NASA Panen Lobak di Stasiun Luar Angkasa

Kompas.com - 03/12/2020, 20:30 WIB
Astronot NASA Kate Rubins memanen tanaman lobak untuk pertama kalinya. Tanaman ini ditanam di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). NASAAstronot NASA Kate Rubins memanen tanaman lobak untuk pertama kalinya. Tanaman ini ditanam di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).


KOMPAS.com- Akhir November lalu, untuk pertama kalinya astronot badan antariksa Amerika ( NASA) panen lobak di Stasiun Luar Angkasa Internasional ( ISS).

Astronot NASA Kate Rubins memanen tanaman lobak yang tumbuh di Advanced Plant Habitat (APH) di stasiun luar angkasa, dengan cermat dia mengumpulkan dan membungkus 20 tanaman lobak tersebut dengan kertas timah.

Selanjutnya, lobak-lobak tersebut ditempatkan di tempat penyimpanan pendingin (cold storage) untuk perjalanan pulang ke Bumi yang akan dilakukan pada tahun 2021 dalam misi SpaceX’s 22nd Commercial Resupply Services.

Seperti dikutip dari situs resmi NASA, Kamis (3/12/2020), percobaan tanaman yang dilabeli sebagai Plant Habitat-02 (PH-02) adalah percobaan menanam lobak yang pertama kalinya bagi NASA di laboratorium luar angkasa yang sedang mengorbit di luar Bumi.

Baca juga: Astronot Panen Selada di Stasiun Luar Angkasa, Amankah Dikonsumsi?

 

NASA memilih lobak sebagai objek studi karena tanaman ini dipahami cukup baik oleh para ilmuwan.

Selain itu, masa tanam yang tidak terlalu lama, yakni mencapai kematangan hanya dalam 27 hari. Tanaman ini juga bergizi dan dapat dikonsumsi.

Menurut ilmuwan, tanaman lobak secara genetik mirip dengan Arabidopsis, tanaman berbunga kecil yang berhubungan dengan kubis yang sering dipelajari para peneliti dalam gayaberat mikro.

" Lobak adalah jenis tanaman yang berbeda dibandingkan dengan sayuran hijau yang ditanam astronot sebelumnya di stasiun luar angkasa, atau gandum kerdil yang merupakan tanaman pertama yang ditanam di APH," kata Nicole Dufour, manajer program APH NASA di Kennedy Space Center.

Halaman:


Sumber NASA
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ilmuwan Temukan 3 Spesies Spons Laut Karnivora Baru di Laut Dalam

Ilmuwan Temukan 3 Spesies Spons Laut Karnivora Baru di Laut Dalam

Fenomena
[HOAKS] Gempa Mamuju, BMKG Bantah Intruksikan Warga Tinggalkan Mamuju

[HOAKS] Gempa Mamuju, BMKG Bantah Intruksikan Warga Tinggalkan Mamuju

Fenomena
NASA dan Boeing Uji Roket Superkuat untuk Misi Artemis ke Bulan

NASA dan Boeing Uji Roket Superkuat untuk Misi Artemis ke Bulan

Fenomena
Banjir Kalimantan Selatan, Warga Diimbau Tetap Waspada Hujan 3 Hari ke Depan

Banjir Kalimantan Selatan, Warga Diimbau Tetap Waspada Hujan 3 Hari ke Depan

Fenomena
Banyak Konsumsi Makanan Asin Berbahaya untuk Jantung, Kok Bisa?

Banyak Konsumsi Makanan Asin Berbahaya untuk Jantung, Kok Bisa?

Oh Begitu
Lagi, Gempa Bumi Ke-39 Kali Guncang Majene dan Mamuju

Lagi, Gempa Bumi Ke-39 Kali Guncang Majene dan Mamuju

Oh Begitu
BMKG Ungkap 2 Penyebab Banjir Manado yang Tewaskan 6 Orang

BMKG Ungkap 2 Penyebab Banjir Manado yang Tewaskan 6 Orang

Oh Begitu
BMKG: Banjir Kalimantan Selatan Akibat Cuaca Ekstrem Dipicu Dinamika Atmosfer Labil

BMKG: Banjir Kalimantan Selatan Akibat Cuaca Ekstrem Dipicu Dinamika Atmosfer Labil

Oh Begitu
Cara Mudah Meningkatkan Metabolisme dan Menurunkan Berat Badan

Cara Mudah Meningkatkan Metabolisme dan Menurunkan Berat Badan

Oh Begitu
BMKG Pantau Siklon Tropis Joshua, Waspada Gelombang Tinggi

BMKG Pantau Siklon Tropis Joshua, Waspada Gelombang Tinggi

Oh Begitu
Menelusuri Jejak Pamatan, Kota yang Hilang Saat Gunung di Lombok Meletus

Menelusuri Jejak Pamatan, Kota yang Hilang Saat Gunung di Lombok Meletus

Fenomena
Bakteri di Usus Pengaruhi Keparahan Covid-19 dan Risiko Long Covid

Bakteri di Usus Pengaruhi Keparahan Covid-19 dan Risiko Long Covid

Oh Begitu
Wahana NASA Temukan Ada Miliaran Galaksi Tersembunyi di Alam Semesta

Wahana NASA Temukan Ada Miliaran Galaksi Tersembunyi di Alam Semesta

Fenomena
Jangan Lewatkan 3 Asteroid yang Akan Lewat Dekat Bumi di Januari 2021

Jangan Lewatkan 3 Asteroid yang Akan Lewat Dekat Bumi di Januari 2021

Oh Begitu
Belajar dari Kasus Richard Lee dan Kartika Putri soal Skincare, Ini Bahaya Merkuri dan Hidrokuinon

Belajar dari Kasus Richard Lee dan Kartika Putri soal Skincare, Ini Bahaya Merkuri dan Hidrokuinon

Oh Begitu
komentar
Close Ads X