Miliki Sesar Aktif di Laut, Apa yang Bisa Dipelajari Indonesia dari Gempa Turki?

Kompas.com - 31/10/2020, 17:32 WIB
Ilustrasi gempa bumi ShutterstockIlustrasi gempa bumi


KOMPAS.com- Kemarin Jumat (30/10/2020), Provinsi Izmir, Turki diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo M 7,0 yang terjadi pada siang hari pukul 13.51 waktu setempat.

Kepala Bidang Informai Gempabumi dan Peringatan Dini Tunami Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Daryono mengatakan, mekanisme sumber gempa ini berupa patahan atau sesar dengan mekanismer pergerakan turun (normal fault).

"Gempa ini dipicu oleh adanya aktivitas Sesar Sisam (Sisam fault)," kata Daryono kepada Kompas.com, Sabtu (31/10/2020).

Sesar Sisam dekat Pulau Samos, Yunani ini  pecah dekat Mederes Graben, wilayah bersejarah panjang gempa dengan sesar turun (normal fault).

Baca juga: Gempa M 7,1 Guncang Turki dan Yunani, Tak Berdampak pada Indonesia

 

"Karena mekanisme patahannya yang bergerak turun dan hiposenter gempanya sangat dangkal hanya sekitar 6 km maka wajar jika gempa ini memicu terjadinya tsunami," ujarnya.

Sehingga, pada peristiwa gempa dan tsunami lokal tersebut membuat kerusakan bangunan dan mengakibatkan korban jiwa.

Pembelajaran dari gempa Turki

Daryono mengingatkan, gempa dan tsunami yang terjadi di Turki ini bisa menjadi pembelajaran penting bagi kita semua.

Baca juga: Waspada Sesar Aktif Gempa Bumi di Aceh, Begini Analisis BMKG

 

Terutama bagi yang tinggal di wilayah Indonesia dengan kondisi seismik aktif dan memiliki banyak jalur sesar aktif di dasar laut.

"Kejadian gempa bumi di Pulau Samos, Yunani yang berdampak sampai ke Turki itu sebenarnya adalah kejadian sebagai pengingat kita," ujarnya.

Gempa yang terjadi di laut atau selat Indonesia juga banyak terjadi, terutama sesar aktif yang berada di bawah laut juga banyak jumlahnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal Virus Nipah, Ancaman Pandemi Berikutnya di Asia

Mengenal Virus Nipah, Ancaman Pandemi Berikutnya di Asia

Oh Begitu
Astronom Temukan Danau Terbesar di Salah Satu Satelit Saturnus

Astronom Temukan Danau Terbesar di Salah Satu Satelit Saturnus

Oh Begitu
[POPULER SAINS] Bangkai Paus Terbesar Ditemukan | Ahli Bikin Tikus Lumpuh Berjalan | BMKG Ingatkan Potensi Awan Cumulonimbus

[POPULER SAINS] Bangkai Paus Terbesar Ditemukan | Ahli Bikin Tikus Lumpuh Berjalan | BMKG Ingatkan Potensi Awan Cumulonimbus

Oh Begitu
BMKG: Jawa Barat Banyak Sesar Aktif, Masyarakat Perlu Waspada Potensi Gempa Bumi

BMKG: Jawa Barat Banyak Sesar Aktif, Masyarakat Perlu Waspada Potensi Gempa Bumi

Fenomena
Pestisida Bikin Lebah Kurang Tidur, Ini Dampak untuk Lingkungan

Pestisida Bikin Lebah Kurang Tidur, Ini Dampak untuk Lingkungan

Fenomena
SpaceX Cetak Rekor Dunia Luncurkan Satelit ke Luar Angkasa Terbanyak

SpaceX Cetak Rekor Dunia Luncurkan Satelit ke Luar Angkasa Terbanyak

Fenomena
Keren, Petir Biru Terekam dari Stasiun Luar Angkasa Internasional

Keren, Petir Biru Terekam dari Stasiun Luar Angkasa Internasional

Fenomena
IBD, Penyakit Autoimun di Saluran Cerna dari Gejala hingga Komplikasi

IBD, Penyakit Autoimun di Saluran Cerna dari Gejala hingga Komplikasi

Kita
Puncak Musim Hujan Indonesia, Ini Wilayah Waspada Risiko Bencana Hidrometeorologi

Puncak Musim Hujan Indonesia, Ini Wilayah Waspada Risiko Bencana Hidrometeorologi

Fenomena
BMKG: Aktivitas Gempa di Indonesia Meningkat Sejak Awal Januari

BMKG: Aktivitas Gempa di Indonesia Meningkat Sejak Awal Januari

Fenomena
7 Faktor Pemicu Cuaca Ekstrem Berisiko Bencana di Wilayah Indonesia

7 Faktor Pemicu Cuaca Ekstrem Berisiko Bencana di Wilayah Indonesia

Oh Begitu
Waspada, Potensi Awan Cumulonimbus Bisa Ganggu Penerbangan di Wilayah Berikut

Waspada, Potensi Awan Cumulonimbus Bisa Ganggu Penerbangan di Wilayah Berikut

Fenomena
8 Makanan Ini Bisa Bantu Kurangi Stres, dari Ikan, Yogurt, hingga Teh

8 Makanan Ini Bisa Bantu Kurangi Stres, dari Ikan, Yogurt, hingga Teh

Kita
Eksperimen Unik, Sebuah Ruangan di ISS Dibiarkan Kotor

Eksperimen Unik, Sebuah Ruangan di ISS Dibiarkan Kotor

Oh Begitu
Paus Mati di Mediterania, Bangkai Terbesar yang Pernah Ditemukan

Paus Mati di Mediterania, Bangkai Terbesar yang Pernah Ditemukan

Oh Begitu
komentar
Close Ads X