Pandemi Covid-19 Serba Tak Pasti, Ini Cara Menghadapinya Menurut Sains

Kompas.com - 03/10/2020, 12:04 WIB
Ilustrasi virus corona, Covid-19, pasien virus corona Shutterstock/Anton27Ilustrasi virus corona, Covid-19, pasien virus corona

Oleh Bethany Teachman

SAAT itu pukul 1:36 malam. Saya baru saja membuat putri saya kembali tidur setelah dia muntah dengan hebat. Dia tidak demam, tidak batuk, tidak ada sesak napas, tapi bagaimana jika ….

Saya pikir itu keracunan makanan dan bukan Covid-19, tapi saya tidak tahu pasti. Tidak tahu itu sulit. Saya akan menelepon dokter anak pada pagi hari, tapi untuk malam ini saya harus berpacu dengan pikiran “bagaimana jika”.

Kebanyakan orang membenci ketidakpastian yang sering terjadi seperti ini. Saya merasa itu menarik.

Sebagai seorang psikolog, saya tertarik pada cara orang berbeda pikiran ketika mereka cemas. Itu berarti saya mempelajari apa yang terjadi ketika orang tidak menangani ketidakpastian dengan baik dan tersesat dalam jurang pertanyaan yang tidak terjawab saat ini.

Jika Anda mengalami kesulitan menangani ketidakpastian pandemi, penelitian psikologi dapat menawarkan tip tentang cara menghadapi masa-masa yang belum pernah terjadi sebelumnya ini.

Koneksi ketidakpastian- kecemasan

Tidak ada naskah yang bisa diikuti tentang cara hidup di tengah pandemi. Hal ini bisa sulit untuk ditangani karena wajar untuk membentuk narasi yang membantu Anda untuk merespons.

Di bioskop, Anda tahu bahwa ketika ruangan menjadi gelap, itu berarti film akan segera dimulai - naskah bioskop memberitahu Anda untuk tidak panik dan berpikir bahwa teater telah kehilangan daya atau sedang diserang.

Pada saat ini, kita secara kiasan berada dalam kegelapan, dan banyak orang merasa tenggelam dalam pertanyaan yang tidak terjawab dan kecemasan yang mereka bangkitkan.

Kapan vaksin akan tersedia? Kapan sekolah akan dibuka kembali (atau tutup lagi)? Siapa yang akan memenangkan pemilu? Haruskah saya membiarkan anak saya berolahraga? Apakah pekerjaan saya aman, atau bagi mereka yang kurang beruntung, kapan saya akan mendapatkan pekerjaan baru? Berapa kali lagi saya akan melihat “koneksi Anda tidak stabil” selama video call penting?

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ancaman di Asia, 5 Fakta Virus Nipah dari Gejala hingga Penularan

Ancaman di Asia, 5 Fakta Virus Nipah dari Gejala hingga Penularan

Oh Begitu
Mungkinkah Tetap Sehat Saat Kegemukan?

Mungkinkah Tetap Sehat Saat Kegemukan?

Oh Begitu
Moderna Akan Produksi Vaksin Baru untuk Lawan Varian Corona Afrika Selatan

Moderna Akan Produksi Vaksin Baru untuk Lawan Varian Corona Afrika Selatan

Oh Begitu
Jokowi Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis 2, Kapan Antibodi Terbentuk?

Jokowi Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis 2, Kapan Antibodi Terbentuk?

Oh Begitu
Sesar Lembang, Sesar Aktif Gempa di Jawa Barat Dimonitor Sejak 1963

Sesar Lembang, Sesar Aktif Gempa di Jawa Barat Dimonitor Sejak 1963

Fenomena
Berusia Ribuan Tahun, Surat Ini Ungkap Peran Perempuan dalam Perdagangan Kuno

Berusia Ribuan Tahun, Surat Ini Ungkap Peran Perempuan dalam Perdagangan Kuno

Fenomena
4 Macam Tipe Petir, Lapan Ungkap Terbanyak Petir dari Awan ke Tanah

4 Macam Tipe Petir, Lapan Ungkap Terbanyak Petir dari Awan ke Tanah

Fenomena
[HOAKS] Sesar Lembang Akan Gerak Tahun 2021, Picu Gempa Bumi Dahsyat

[HOAKS] Sesar Lembang Akan Gerak Tahun 2021, Picu Gempa Bumi Dahsyat

Fenomena
Waspada Potensi Geombang Tinggi 4 Meter, dari Mentawai hingga NTT

Waspada Potensi Geombang Tinggi 4 Meter, dari Mentawai hingga NTT

Fenomena
[POPULER SAINS] Ancaman Virus Nipah | Suara Dentuman di Bali adalah Meteoroid

[POPULER SAINS] Ancaman Virus Nipah | Suara Dentuman di Bali adalah Meteoroid

Oh Begitu
Sebelum Terlambat, Kenali Gejala dan Faktor Risiko Kanker Usus Besar

Sebelum Terlambat, Kenali Gejala dan Faktor Risiko Kanker Usus Besar

Oh Begitu
Winston, Gorila Positif Covid-19 di AS Diobati dengan Antibodi Monoklonal

Winston, Gorila Positif Covid-19 di AS Diobati dengan Antibodi Monoklonal

Fenomena
Galaksi Besar di Alam Semesta Awal, Astronom Ungkap Tempat Kelahirannya

Galaksi Besar di Alam Semesta Awal, Astronom Ungkap Tempat Kelahirannya

Fenomena
27 Persen Warga Indonesia Ragu Vaksin Covid-19, Bagaimana Meyakinkan Mereka?

27 Persen Warga Indonesia Ragu Vaksin Covid-19, Bagaimana Meyakinkan Mereka?

Oh Begitu
Kasus Kerusakan Mata pada Anak Akibat Hand Sanitizer Meningkat Selama Pandemi

Kasus Kerusakan Mata pada Anak Akibat Hand Sanitizer Meningkat Selama Pandemi

Oh Begitu
komentar
Close Ads X