Kompas.com - 17/09/2020, 17:03 WIB
Ilustrasi gletser Antartika. Studi baru mengungkapkan gletser Antartika mencair lebih cepat. Pencairan sejumlah gletser besar di benua ini membawa Antartika pada Kiamat Gletser yang dampaknya akan membuat permukaan laut global meningkat. SHUTTERSTOCK/KatiekkIlustrasi gletser Antartika. Studi baru mengungkapkan gletser Antartika mencair lebih cepat. Pencairan sejumlah gletser besar di benua ini membawa Antartika pada Kiamat Gletser yang dampaknya akan membuat permukaan laut global meningkat.


KOMPAS.com- Antartika berada diambang bahaya serius, menurut sejumlah ilmuwan berdasarkan data penelitian baru.

Ilmuwan menyebut benua di Kutub Selatan Bumi ini mendekati 'Kiamat Gletser', sebab salah satu gletser terbesar di Antartika mencair dalam kecepatan yang mengkhawatirkan.

Gletser Thwaites adalah gletser seukuran Inggris yang berada di Antartika barat. Diketahui gletser ini telah menyusut sekitar setengah mil per tahun atau sekitar 2.625 kaki.

Melansir Business Insider, Kamis (17/9/2020), para ilmuwan memprediksi gletser akan kehilangan semua esnya dalam waktu sekitar 200 hingga 600 tahun.

Baca juga: Gletser Lendbreen Mencair, Benda Kuno Peninggalan Viking Ditemukan

Saat itu terjadi, maka permukaan laut akan naik sekitar 1,6-2 kaki. Namun, kenaikan permukaan laut tak hanya akan berhenti sampai di situ.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Gletser saat ini bertindak sebagai penyangga antara pemanasan laut dan gletser lainnya. Runtuhnya gletser dapat menurunkan massa es di sekitar Antartika barat.

Proses ini juga akan menaikkan permukaan laut menjadi hampir 10 kaki, dan secara permanen dapat menenggelamkan sejumlah wilayah, dari kota New York, Miami dan Belanda.

"Ini adalah perubahan besar, (perlu) penulisan ulang garis pantai," kata David Holland, profesor ilmu atmosfer di Universitas New York, yang menyumbang penelitian untuk International Thwaites Glacier Collaboration.

Baca juga: Lapisan Es Greenland dan Antartika Mencair Lebih Banyak, Ini Dampaknya

 

International Thwaites Glacier Collaboration adalah organisasi yang mempelajari gletser melalui kapal pemecah yang dapat menembus lapisan es yang tebal.

Pada bulan Februari lalu, para peneliti menemukan rongga yang berukuran hampir se kota Manhattan di bagian bawah Thwaites.

Dua studi terbaru dalam bulan ini telah menambah detail pada gambaran mengkhawatirkan terkait kondisi gletser Antartika.

Studi yang dipublikasikan pada minggu lalu di jurnal Cryosphere menemukan bahwa arus laut yang hangat mungkin turut andil dalam mencairkan badan es gletser Thwaites.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Jurus BMKG Minimalisir Jatuhnya Korban Bencana Geo-Hidrometeorologi

7 Jurus BMKG Minimalisir Jatuhnya Korban Bencana Geo-Hidrometeorologi

Oh Begitu
CDC: Orang yang Sudah Vaksin Tetap Harus Pakai Masker di Dalam Ruangan

CDC: Orang yang Sudah Vaksin Tetap Harus Pakai Masker di Dalam Ruangan

Kita
Fosil Hewan Tertua di Dunia Ditemukan di Kanada, Seperti Apa?

Fosil Hewan Tertua di Dunia Ditemukan di Kanada, Seperti Apa?

Oh Begitu
Campuran Soda Kue dan Cuka Ampuh Bersihkan Noda Membandel, Kok Bisa?

Campuran Soda Kue dan Cuka Ampuh Bersihkan Noda Membandel, Kok Bisa?

Oh Begitu
Simak Syarat dan Cara Isolasi Mandiri di Hotel

Simak Syarat dan Cara Isolasi Mandiri di Hotel

Oh Begitu
[POPULER SAINS] Aturan Baru Tes Covid-19 | Indonesia Bisa Jadi Negara Terakhir Keluar dari Pandemi

[POPULER SAINS] Aturan Baru Tes Covid-19 | Indonesia Bisa Jadi Negara Terakhir Keluar dari Pandemi

Oh Begitu
Bisa Jadi Sarang Kuman, Inilah Benda-benda Paling Kotor di Rumah

Bisa Jadi Sarang Kuman, Inilah Benda-benda Paling Kotor di Rumah

Oh Begitu
Penyebab dan Cara Mengatasi Biang Keringat

Penyebab dan Cara Mengatasi Biang Keringat

Kita
Ahli Ungkap Islandia Bagian Benua yang Tenggelam 10 Juta Tahun Lalu

Ahli Ungkap Islandia Bagian Benua yang Tenggelam 10 Juta Tahun Lalu

Oh Begitu
Banyak Lansia di Indonesia, Tenaga Kesehatan Harus Paham Pentingnya Healthy Aging

Banyak Lansia di Indonesia, Tenaga Kesehatan Harus Paham Pentingnya Healthy Aging

Oh Begitu
Kamasutra Satwa: Kibaskan Ekornya ke Samping, Tanda Anjing Betina Siap Kawin

Kamasutra Satwa: Kibaskan Ekornya ke Samping, Tanda Anjing Betina Siap Kawin

Oh Begitu
Tanda Pasien Covid-19 Memburuk Saat Isoman Menurut Satgas Covid-19

Tanda Pasien Covid-19 Memburuk Saat Isoman Menurut Satgas Covid-19

Oh Begitu
Penemuan Obat Antivirus Ini Lahirkan Obat untuk Lawan Virus dari Herpes, HIV hingga Covid-19

Penemuan Obat Antivirus Ini Lahirkan Obat untuk Lawan Virus dari Herpes, HIV hingga Covid-19

Oh Begitu
Isu Doping Atlet Pesaing Windy Cantika Aisah, Apa Itu Doping dan Risikonya?

Isu Doping Atlet Pesaing Windy Cantika Aisah, Apa Itu Doping dan Risikonya?

Oh Begitu
Perjalanan Vaksin Nusantara, Kehebohan dan Pelajarannya

Perjalanan Vaksin Nusantara, Kehebohan dan Pelajarannya

Oh Begitu
komentar
Close Ads X