Masa Inkubasi Virus Corona Bisa Lebih Lama, Studi Jelaskan

Kompas.com - 10/08/2020, 16:02 WIB
Ilustrasi karantina virus corona, Covid-19 ShutterstockIlustrasi karantina virus corona, Covid-19

Kondisi ini, menurut laporan tersebut, akan menjadi masalah kesehatan masyarakat sehubungan dengan periode karantina.

Meskipun, peneliti menambahkan, bahwa keterbatasan penelitian ini dapat memengaruhi perkiraan.

Temuan ini, kata peneliti, didasarkan pada kasus dari awal taphun, dan kemungkinan tidak berlaku untuk kasus selanjutnya, jika virus corona, SARS-CoV-2 ini telah bermutasi.

Baca juga: Langkah 14 Hari Karantina Virus Corona Sudah Tepat, Ini Penjelasannya

Hasil studi ini juga didasarkan pada model probabilitas yang menghindari "recall bias" dan ketidakakuratan lainnya yang mungkin terjadi saat mengumpulkan data.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah data riwayat perjalanan dan gejala awal dari kasus Covid-19 yang dikonfirmasi meninggalkan Wuhan antara tanggal 19-23 Januari.

Dengan memahami masa inkubasi virus corona ini dapat membantu pihak berwenang membuat rencana pengendalian penyakit. Sebab, orang dapat menularkan virus sebelum mereka menunjukkan gejala.

Halaman:


Sumber SCMP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X