Hindari Terlihat Mangsa saat Berburu, Ikan Ini Bisa Menghilang

Kompas.com - 17/07/2020, 17:03 WIB
Ikan di laut dalam punya kemampuan untuk menyerap cahaya. sciencealertIkan di laut dalam punya kemampuan untuk menyerap cahaya.

KOMPAS.com - Di laut dalam yang gelap dan tak tersentuh cahaya matahari, peneliti menemukan spesies ikan yang mampu menyerap cahaya dengan sangat efisien. Dengan kemampuan super itu, ikan yang disebut dengan ultra- hitam ini mampu untuk bersembunyi di kegelapan serta terhindar dari deteksi mangsa saat berburu.

Melansir Phys, Jumat (17/7/2020) rahasia dari ikan ultra-hitam ini terletak pada kulit khusus mereka. Susunan unik pigmen memungkinkan semua cahaya yang mengenai kulit mereka terserap hingga 99,95 persen. Itu berarti mereka sangat hitam, lebih hitam dari kertas hitam, pita listrik, atau ban baru.

Baca juga: Di Mata Spesies Ikan Laut Dalam, Habitat Gelap Mereka Mungkin Berwarna

Bahkan dalam cahaya terang mereka hanya akan tampak seperti siluet atau jubah tembus pandang. Hal ini membuat kulit ikan hitam hampir setara dengan Vantablack, bahan paling hitam yang tercatat oleh sains. Bahan tersebut mampu menyerap 99,96 persen cahaya.

Peneliti pertama kali tertarik meneliti kulit ikan tersebut saat mencoba mometret ikan yang berhasil ia tangkap di laut dalam. Meski peralatan canggih, detail ikan tersebut tak bisa tertangkap dengan jelas.

"Bagaimanapun Anda mengatur kamera atau pencahayaan, mereka akan menyedot semua cahayanya," ungkap Karen Osborn, ahli zoologi di Museum Nasional Sejarah Alam Smithsonian saat berusaha mengabadikan ikan hitam tersebut.

Mayoritas spesies ikan di laut memang mampu menyerap sebagian besar cahaya yang mengenai kulit mereka. Sebab di laut dalam yang gelap, satu foton cahaya cukup untuk menarik perhatian. Memiliki tubuh hitam pekat menjadi sebuah keuntungan karena dapat meningkatkan peluang ikan untuk bertahan hidup.

Baca juga: Ikan Langka Berkepala Mohawk Akhirnya Resmi Punah, Kok Bisa?

"Jika Anda ingin berbaur di kegelapan yang ada di sekitar, menyerap cahaya adalah cara terbaik," ungkap Orborn.

Memahami bagaimana ikan hitam tersebut dapat membantu ilmuwan mengembangkan bahan ultra-hitam yang lebih terjangkau, fleksibel, dan tahan lama. Penggunaan materi ultra-gelap sendiri bisa diaplikasikan dalam teknologi optik seperti teleskop dan kamera, termasuk juga kamuflase.

Studi telah dipublikasikan dalam Current Biology.


Sumber PHYSORG
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X