Jaga Jarak hingga Menutup Masjid, Cara Lawan Wabah Sejak Zaman Ibnu Sina

Kompas.com - 02/06/2020, 20:04 WIB
Suasana sepi di Masjid Istiqlal Jakarta, Kamis (23/4/2020). Selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Masjid Istiqlal ditutup untuk umum sehingga tidak menggelar Shalat Tarawih dan aktivitas lainnya pada bulan Ramadhan 1441 Hijriah. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGSuasana sepi di Masjid Istiqlal Jakarta, Kamis (23/4/2020). Selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Masjid Istiqlal ditutup untuk umum sehingga tidak menggelar Shalat Tarawih dan aktivitas lainnya pada bulan Ramadhan 1441 Hijriah.


KOMPAS.com - Penyakit Covid-19 yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 sampai hari ini, Selasa (2/6) telah menginfeksi 6,3 juta orang secara global.

Pemerintah Indonesia telah menyampaikan rencana pelaksanaan new normal (normal baru) di beberapa kota dan kabupaten. Upaya untuk mencegah penyebaran wabah juga terus dilakukan.

Namun rupanya, upaya pencegahan wabah yang disarankan oleh pakar kesehatan modern sudah lebih dulu diaplikasikan oleh para tokoh Islam, ulama, dan intelektual terdahulu.

Hal itu diungkapkan oleh Prof Dr Endang Turmudi selaku Peneliti Ahli Utama Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Endang yang merupakan mantan Sekretaris Jendral Nahdatul Ulama Periode 2004-2009 ini juga menyebutkan, contoh pencegahan terkait wabah seperi pandemi Covid-19 telah dilakukan oleh Ibnu Sina.

Baca juga: Update Corona Dunia 2 Juni: 6,36 Juta Orang Terinfeksi, 2,9 Juta Sembuh

Ibnu Sina memiliki lengkap Abu Ali al-Husayn ibn'Abdillah ibn Sina, hidup pada tahun 980- 1057 Masehi.

Ibnu Sina adalah seorang ilmuwan, filsuf, dan dokter kelahiran Persia. Dunia Barat mengenalnya sebagai Avicenna dan The Father of Modern Medicine (Bapak Kedokteran Modern dalam abad pertengahan).

Endang bercerita, pada suatu hari Ibnu Sina berkunjung ke koleganya yaitu seorang ahi matematika, bernama Al-Biruni. Di saat itu, sedang terjadi wabah penyakit di tempat Al-Biruni.

Baca juga: Pandemi Terburuk Sepanjang Sejarah, Flu Spanyol Infeksi Sepertiga Warga Dunia

Ibnu Sina ketika bertemu dengan Al-Biruni tidak langsung bersalaman. Kemudian, Ibnu Sina mengobrol dengan murid dari Al-Biruni di kampus koleganya itu.

Ibnu Sina memberikan saran atau rekomendasi yang sebaiknya dilakukan oleh banyak orang atau masyarakat berkaitan dengan wabah itu.

Berikut beberapa poin yang dianjurkan oleh Ibnu Sina ketika itu:

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X