Ahli Harvard Sarankan Social Distancing Perlu Dilakukan sampai 2022

Kompas.com - 15/04/2020, 14:47 WIB
Dua orang wanita menjaga jarak sosial saat mengobrol di kursi taman di Jenewa, Swiss, 18 Maret 2020. Menjaga jarak aman antar warga merupakan salah satu cara yang dianjurkan untuk mencegah penyebaran virus corona. AFP/FABRICE COFFRINIDua orang wanita menjaga jarak sosial saat mengobrol di kursi taman di Jenewa, Swiss, 18 Maret 2020. Menjaga jarak aman antar warga merupakan salah satu cara yang dianjurkan untuk mencegah penyebaran virus corona.

KOMPAS.com - Berbagai upaya dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang saat ini menjadi pandemi global, seperti lockdown dan jaga jarak.

Dalam studi terbaru yang dilakukan ilmuwan Harvard, lockdown yang telah dilakukan beberapa negara tidak cukup untuk menghentikan penyebaran.

Mereka juga menyampaikan, kita mungkin harus melakukan social distancing atau jaga jarak satu dengan yang lain sampai 2022 nanti.

Hal ini perlu dilakukan untuk mencegah gelombang lain virus corona baru yang bisa saja mengancam jiwa manusia.

Baca juga: Apakah Vaksin Lawas Bisa Cegah Infeksi Corona Covid-19?

Hasil kesimpulan itu berdasarkan pada perhitungan simulasi komputer yang laporannya terbit di jurnal Science, Selasa (14/4/2020).

Dituliskan dalam laporan tersebut, Covid-19 akan menjadi penyakit musiman seperti flu biasa, tetapi dengan tingkat penularan yang lebih tinggi dan berlangsung selama berbulan-bulan.

Namun, peneliti mengaku masih banyak yang belum diketahui, termasuk tingkat kekebalan yang didapat dari infeksi Covid-19 sebelumnya dan berapa lama hal itu akan berlangsung.

"Kami menemukan bahwa melakukan social distancing atau menjaga jarak fisik hanya satu kali kemungkinan tidak cukup untuk menghentikan penyebaran virus corona baru SARS-CoV-2," kata penulis utama studi Stephen Kissler, dilansir dari AFP, Rabu (15/5/2020).

"Yang tampaknya diperlukan adalah menerapkan periode menjaga jarak dengan sistem intermiten atau selang-seling," ungkapnya.

Karyawan pabrik di Cianjur, Jawa Barat diwajibkan mengenakan masker sebagai langkah pencegahan Covid-19 di kawasan industriIstimewa Karyawan pabrik di Cianjur, Jawa Barat diwajibkan mengenakan masker sebagai langkah pencegahan Covid-19 di kawasan industri

Ahli berkata, durasi dan intensitas lockdown baru dapat dilonggarkan ketika vaksin sudah tersedia.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X