Kajian BMKG-UGM, Cuaca dan Iklim Memang Pengaruhi Wabah Corona, tapi...

Kompas.com - 04/04/2020, 10:48 WIB
Ilustrasi virus corona. Virus corona, SARS-CoV-2 yang menyebabkan Covid-19. ShutterstockIlustrasi virus corona. Virus corona, SARS-CoV-2 yang menyebabkan Covid-19.

KOMPAS.com - Tim ahli dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG) dan Universitas Gadjah Mada ( UGM) telah melakukan kajian berdasarkan analisis statistik, pemodelan matematis dan studi literatur mengenai pengaruh cuaca dan iklim terhadap penyebaran virus corona atau Covid-19.

Kajian tersebut dilakukan oleh tim BMKG yang diperkuat oleh 11 Doktor di Bidang Meteorologi, Klimatologi dan Matematika, serta didukung oleh Guru Besar dan Doktor di bidang Mikrobiologi dari Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan UGM.

Disampaikan oleh Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, lewat siaran pers BMKG, Jumat (3/4/2020); hasil kajian yang telah disampaikan kepada Presiden dan beberapa Kementerian terkait pada tanggal 26 Maret 2020 lalu menunjukkan adanya indikasi pengaruh cuaca dan iklim dalam mendukung penyebaran wabah virus corona.

Baca juga: Ahli Peringatkan, Corona Bukan Pandemi Terakhir yang Dihadapi Dunia

Ini sesuai dengan yang disampaikan oleh penelitian Araujo dan Naimi (2020), Chen et. al. (2020), Luo et. al. (2020), Poirier et. al (2020), Sajadi et.al (2020), Tyrrell et. al (2020), dan Wang et. al. (2020).

Akan tetapi, cuaca dan iklim hanya faktor pendukung, bukan faktor penentu, untuk Covid-19 berkembang pada wabah gelombang pertama di negara atau wilayah dengan lintang tinggi.

Pada wabah gelombang kedua, peran cuaca dan iklim sebagai faktor pendukung menjadi semakin jelas.

Laporan tim BMKG dan UGM pun mengatakan bahwa meningkatnya kasus pada gelombang kedua saat ini di Indonesia tampaknya lebih kuat dipengaruhi oleh pengaruh pergerakan atau mobilitas manusia dan interaksi sosial.

Baca juga: Ilmuwan Gunakan Selembar Kertas untuk Temukan Corona dalam Air Limbah

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Studi: Monyet yang Pernah Kena Covid-19 Jadi Kebal Sebulan Kemudian

Studi: Monyet yang Pernah Kena Covid-19 Jadi Kebal Sebulan Kemudian

Fenomena
Pesawat Ruang Angkasa ESA Terbang di Atas Kawah Es Mars, Ini Penampakannya

Pesawat Ruang Angkasa ESA Terbang di Atas Kawah Es Mars, Ini Penampakannya

Fenomena
Hingga Besok, Waspada Cuaca Ekstrem di Wilayah Indonesia Berikut...

Hingga Besok, Waspada Cuaca Ekstrem di Wilayah Indonesia Berikut...

Fenomena
Pandemi Covid-19, 4 Alasan Menolak Klaim Keampuhan Obat Herbal

Pandemi Covid-19, 4 Alasan Menolak Klaim Keampuhan Obat Herbal

Kita
Kalung Antivirus Corona Kementan, Ahli Sebut Perlu Uji Klinis pada SARS-CoV-2

Kalung Antivirus Corona Kementan, Ahli Sebut Perlu Uji Klinis pada SARS-CoV-2

Oh Begitu
Awan Pelangi di Tokyo, Bisakah Fenomena Ini Terjadi di Indonesia?

Awan Pelangi di Tokyo, Bisakah Fenomena Ini Terjadi di Indonesia?

Fenomena
Fenomena Awan Pelangi di Tokyo, Apa Itu? Ini Penjelasan Ahli

Fenomena Awan Pelangi di Tokyo, Apa Itu? Ini Penjelasan Ahli

Fenomena
Seri Hewan Nusantara: Landak Jawa, Satwa Dilindungi dan Durinya Kaya Nutirisi

Seri Hewan Nusantara: Landak Jawa, Satwa Dilindungi dan Durinya Kaya Nutirisi

Oh Begitu
Ratusan Gajah Afrika Mati Mendadak, Ahli Konservasi Indonesia Ingatkan Soal Virus Herpes

Ratusan Gajah Afrika Mati Mendadak, Ahli Konservasi Indonesia Ingatkan Soal Virus Herpes

Fenomena
Fenomena Langka, Dua Planet Raksasa Menari Bersama di Luar Angkasa

Fenomena Langka, Dua Planet Raksasa Menari Bersama di Luar Angkasa

Fenomena
Kasus Corona Indonesia Tak Seburuk Prediksi, Diduga karena Vaksinasi

Kasus Corona Indonesia Tak Seburuk Prediksi, Diduga karena Vaksinasi

Kita
Umur Anjing Ternyata Lebih Tua dari Pemiliknya, Studi ini Jelaskan

Umur Anjing Ternyata Lebih Tua dari Pemiliknya, Studi ini Jelaskan

Fenomena
Mengapa Vaksinasi Berkaitan dengan Sistem Kekebalan Tubuh Manusia?

Mengapa Vaksinasi Berkaitan dengan Sistem Kekebalan Tubuh Manusia?

Oh Begitu
Studi Ungkap Cara Virus Corona Langsung Infeksi Sel Jantung Pasien Covid-19

Studi Ungkap Cara Virus Corona Langsung Infeksi Sel Jantung Pasien Covid-19

Fenomena
Harga Vaksin Corona Diperkirakan Rp 75.000 Per Orang, Kapan Siap?

Harga Vaksin Corona Diperkirakan Rp 75.000 Per Orang, Kapan Siap?

Oh Begitu
komentar
Close Ads X