Panduan Mencegah Virus Corona di Transportasi Publik dan Tempat Ibadah

Kompas.com - 27/03/2020, 12:04 WIB
Warga duduk dengan menerapkan social distancing atau saling menjaga jarak guna mencegah penyebaran virus corona di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat (20/3/2020). PT MRT Jakarta (Perseroda) mengimbau para penumpang untuk menjaga jarak aman dengan penumpang lainnya, minimal dalam radius satu meter. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGWarga duduk dengan menerapkan social distancing atau saling menjaga jarak guna mencegah penyebaran virus corona di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat (20/3/2020). PT MRT Jakarta (Perseroda) mengimbau para penumpang untuk menjaga jarak aman dengan penumpang lainnya, minimal dalam radius satu meter.

KOMPAS.com - Tagar #DiRumahAja digaungkan di media maya sebagai dukungan terhadap upaya pemerintah dan tenaga medis dalam menghadapi wabah virus Corona atau Covid-19 yang saat ini tengah mewabah di Indonesia.

Dosen Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Dr Panji Hadisoemarto MPH, berkata bahwa seharusnya dalam kondisi merebaknya wabah Covid-19 dan terjadi penularan antar-warga lokal Indonesia, sebisa mungkin untuk tidak melakukan aktivitas di luar rumah.

Namun, bagaimana bila Anda terpaksa menggunakan transportasi publik untuk pergi bekerja atau ada keperluan untuk beribadah di tempat ibadah?

Baca juga: Berhenti Menyentuh Wajah Itu Susah, Bagaimana Caranya Agar Tidak Kena Corona?

Transportasi publik

Menurut Panji, hal yang paling ideal untuk dilakukan memang adalah menghindari penggunaan trasportasi publik.

"Malahan, sebaiknya menghindari keluar rumah," kata Panji kepada Kompas.com (21/3/2020).

Akan tetapi, jika memang tidak memungkinkan untuk menghindari transportasi umum, usahakan untuk menghindari naik kendaraan umum dalam kondisi penuh penumpang. Pastikan ada jarak setidaknya satu meter antar penumpang.

Kemudian, Panji juga menyarankan untuk mengambil rute yang paling sedikit perpindahan transportasinya.

"Ambil rute yang paling langsung, jangan muter-muter dulu," ujar dia.

Baca juga: Di Tengah Wabah Corona, Kapan Sebaiknya Pergi ke Fasilitas Kesehatan?

Tempat Ibadah

Pemerintah telah menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas berkumpul dan ramai jumlahnya, termasuk berkumpul di rumah-rumah ibadah.

Panji menjelaskan bahwa karena penularan Covid-19 ini memang rentan sekali terjadi di tempat yang ramai orang, dia juga menyarankan agar menunda dulu pergi ke tempat ibadah.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X