Mengenal "Disaster Relief Unit", Penyelamat Penanganan Darurat Bencana

Kompas.com - 05/08/2022, 15:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketika terjadi bencana, berbagai upaya dilakukan Pemerintah sebagai bentuk penanganan darurat atas peristiwa tersebut.

Mulai dari pencarian korban dan proses evakuasi, memastikan ketersediaan logistik bagi masyarakat, hingga mengerahkan alat berat di lokasi bencana.

Dalam lingkup Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), persiapan penanganan bencana dilakukan dengan Disaster Relief Unit (DRU) atau Unit Pemulihan Bencana.

Lantas, apa sebetulnya DRU?

DRU merupakan satu set peralatan yang dilengkapi dengan bahan-bahan untuk digunakan dalam penganan pekerjaan darurat jalan dan jembatan.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Ditjen. Bina Marga (@pupr_binamarga)

Dikutip dari laman Instagram Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga Kementerian PUPR @pupr_binamarga, DRU sudah lengkap dengan operatornya.

Alat ini juga ditempatkan di lokasi strategis dan harus siap dioperasikan dalam keadaan darurat bencana alam.

Baca juga: Didesain Tangguh Bencana, Begini Rancangan Jembatan Palu IV di Sulteng

Operator DRU tersebut tidak harus menetap di lokasi bencana alam, melainkan di lokasi lain di sekitarnya.

Apabila dibutuhkan pada keadaan darurat bencana alam, Balai Besar/Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN/BPJN) dapat mendatangkan operator DRU dari lokasi lain.

DRU harus ditempatkan di suatu lokasi yang dapat menjangkau seluruh wilayah BBPJN/BPJN dalam jangka waktu maksimum 10 jam.

Jarak waktu tersebut merupakan standar ASEAN Agreement on Disaster Management and Emergency Response-AADMER.

Artinya, suatu lokasi DRU harus dapat menjangkau seluruh wilayah dalam radius kurang lebih 100 kilometer.

Sementara untuk daerah-daerah tertentu yang sulit diakses seperti Papua, Kalimantan, Sulawesi, dan pulau-pulau kecil lainnya, peralatan DRU tersebut bisa ditambahkan dengan buldozer.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Presiden Minta Kementerian PUPR Perlebar Jalan Pelabuhan Kijing ke Pontianak

Presiden Minta Kementerian PUPR Perlebar Jalan Pelabuhan Kijing ke Pontianak

Berita
Segera Hadir 442 Rumah Subsidi di Bandung Barat, Cek di Sini

Segera Hadir 442 Rumah Subsidi di Bandung Barat, Cek di Sini

Hunian
Gandeng China, Malaysia Bikin “Logistik Park” Seluas 260 Hektar

Gandeng China, Malaysia Bikin “Logistik Park” Seluas 260 Hektar

Fasilitas
Golden Dacron dan Informa Pasarkan Produk Furnitur Lokal

Golden Dacron dan Informa Pasarkan Produk Furnitur Lokal

Interior
Tengah Direvitalisasi, Terminal Tingkir Bakal Dilengkapi Hotel dan Pusat Belanja

Tengah Direvitalisasi, Terminal Tingkir Bakal Dilengkapi Hotel dan Pusat Belanja

Berita
[POPULER PROPERTI] BPN Serah Terima Proposal Pelepasan Kawasan Hutan ke KLHK

[POPULER PROPERTI] BPN Serah Terima Proposal Pelepasan Kawasan Hutan ke KLHK

Berita
Proyek Rel Simpang Joglo Masuk Tahap 2, Waspadai Kepadatan Lalu Lintas

Proyek Rel Simpang Joglo Masuk Tahap 2, Waspadai Kepadatan Lalu Lintas

Berita
Rusun KEK Tanjung Lesung Rampung, Bikin Pekerja Hemat Ongkos

Rusun KEK Tanjung Lesung Rampung, Bikin Pekerja Hemat Ongkos

Hunian
Ada Relaksasi Aturan Perjalanan, Sektor Transportasi Tumbuh Positif

Ada Relaksasi Aturan Perjalanan, Sektor Transportasi Tumbuh Positif

Berita
KTP Digital Sekaligus NPWP bagi Warga Pangkalpinang Tergantung Server Pusat

KTP Digital Sekaligus NPWP bagi Warga Pangkalpinang Tergantung Server Pusat

Hunian
Bus PPD Sumbang 3 Persen Keterangkutan Stasiun MRT Lebak Bulus, Begini Trik Pengelola

Bus PPD Sumbang 3 Persen Keterangkutan Stasiun MRT Lebak Bulus, Begini Trik Pengelola

Berita
Mulai Rabu Ini, Lewat Tol Serpong-Balaraja Seksi 1A Gratis

Mulai Rabu Ini, Lewat Tol Serpong-Balaraja Seksi 1A Gratis

Berita
Baru 1,6 Juta TORA Lepas dari Kawasan Hutan Produksi Konversi Tidak Produktif

Baru 1,6 Juta TORA Lepas dari Kawasan Hutan Produksi Konversi Tidak Produktif

Berita
Pengembang Real Estate Indonesia Dilatih Garap Proyek IKN

Pengembang Real Estate Indonesia Dilatih Garap Proyek IKN

Kawasan Terpadu
Menilik Target Konstruksi 6 Ruas Tol Jogja-Bawen, Nyambung Penuh 2025

Menilik Target Konstruksi 6 Ruas Tol Jogja-Bawen, Nyambung Penuh 2025

Konstruksi
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.