Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Persetujuan Akuisisi Anak Usaha Ditunda, Nusantara Infrastructure Buka Suara

Kompas.com - 05/08/2022, 13:30 WIB
Suhaiela Bahfein,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Nusantara Infrastructure Tbk menjelaskan terkait ditundanya pembahasan agenda persetujuan akuisisi entitas anak perusahaan perseroan yakni, PT Margautama Nusantara, dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPSLB) pada 9 Agustus 2022.

Head of Corporate Communication & Corporate Social Responsibility (CSR) Nusantara Infrastructure Indah D.P. Pertiwi menjelaskan karena diperlukannya pemenuhan dokumen administratif kepada pihak regulator.

“Sebagai perseroan yang menjunjung tinggi nilai-nilai Good Corporate Governance
(GCG), Nusantara Infrastructure harus mengikuti prosedur yang diberlakukan oleh regulator," tegas Indah dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Jumat (5/8/2022).

Sehingga, agenda yang akan dibahas dalam RUPSLB perseroan pada 9 Agustus 2022 nantinya terkait persetujuan perubahan Anggota Dewan Komisaris.

Keputusan tersebut dilakukan sebagai upaya perseroan tunduk dan patuh terhadap
penerapan prinsip GCG.

Baca juga: Soal Delisting Saham oleh BEI, Waskita Beton Angkat Bicara

Tujuannya adalah meningkatkan nilai dan mempertahankan kepercayaan seluruh pemangku kepentingan.

Penundaan mata acara persetujuan rencana akuisisi yang akan dilakukan oleh anak perseroan Nusantara Infrastructure tersebut akan dijadwalkan segera pada RUPLSB berikutnya yang akan diinformasikan lebih lanjut. 

Indah menambahkan, mata acara persetujuan rencana akuisisi MUN tetap berlangsung dan akan dilaksanakan setelah proses administrasi selesai.

Manajemen terus berkomitmen dalam menerapkan berbagai prinsip CGC pada setiap aspek bisnis dan operasional yang mengacu pada lima prinsip dasar seperti keterbukaan,
akuntabilitas, responsibilitas, independensi, serta kewajaran dan kesetaraan.

Indah berpendapat, penerapan praktik-praktik terbaik GCG secara konsisten dan berkesinambungan merupakan komitmen dalam menjalankan bisnis operasionalnya.

Manajemen juga menyakini bahwa pelaksanaan GCG secara konsisten akan memperkuat posisi perseroan dalam menghadapi persaingan usaha.

Lalu, tak lapu untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi dalam mengelola sumber daya, memaksimalkan nilai dalam jangka panjang, serta meningkatkan kepercayaan para pemangku kepentingan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com