Kompas.com - 15/10/2021, 14:30 WIB
Sebanyak 126.459 rumah warga dan fasilitas umum di Nusa Tenggara Timur (NTT), rusak akibat Badai Seroja, banjir dan tanah longsor. Sigiranus Marutho Bere/Kompas.comSebanyak 126.459 rumah warga dan fasilitas umum di Nusa Tenggara Timur (NTT), rusak akibat Badai Seroja, banjir dan tanah longsor.

JAKARTA, KOMPAS.com - Bencana alam yang melanda Indonesia sepanjang tahun 2020 lalu telah menyebabkan banyak kerugian, termasuk kerusakan 56.943 rumah.

Hal tersebut disampaikan Direktur Aliansi Strategis Habitat for Humanity Indonesia Andreas Hapsoro dalam Housing Forum 2021, Kamis (15/10/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Salah satu tantangan perumahan di Indonesia adalah bencana. Terjadinya bencana ini membuat kebutuhan hunian meningkat,” ujar Andreas.

Frekuensi bencana yang terjadi dewasa ini erat kaitannya dengan perubahan iklim. Seperti bencana kekeringan, banjir dan badai siklon juga meningkat dala beberapa dekade terakhir.

Baca juga: Pemerintah Tawari Developer Bangun Rumah di Lahan Negara

Peningkatakan ini diperkirakan akan terus berlanjut termasuk badai Seroja yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NT) yang merupakan tren baru.

"BMKG sudah bilang ini akan makin sering. Jadi masyarakat urban akan semakin rentan terkena bencana,” jelasnya.

Selain bencana alam, masalah perumahan di Indonesia juga mengalami beragam masalah kompleks. Mulai dari ketersediaan dana hingga kendala aturan. 

Berdasarkan data dari Kementerian PUPR pada awal tahun 2020, backlog perumahan mencapai 7,64 juta unit rumah.

Jumlah ini terdiri dari 6,48 juta unit rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang tidak berpenghasilan tetap.

Kemudian untuk masyarakat MBR dengan penghasilan tetap 1,72 juta unit dan bagi non-MBR fixed 0,56 juta unit rumah. Pemerintah sendiri menargetkan bisa membangun 1 juta rumah per tahunnya.

Baca juga: 10 Kota Ini Disebut Metropolis, tapi Belum Bebas Permukiman Kumuh

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.