Kompas.com - 06/10/2021, 08:30 WIB
Kolam renang di Hotel Bali Niksoma, Legian, Bali. MADE AGUS WARDANAKolam renang di Hotel Bali Niksoma, Legian, Bali.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelaku industri hotel dan restoran merespon positif keputusan Pemerintah yang membuka pintu bagi wisatawan mancanegara (wisman) menuju Bali.

Mulai 14 Oktober 2021 mendatang melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali.

Akan tetapi, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) menyayangkan adanya persyaratan karantina delapan hari. Sebab, bisa jadi akan memberatkan pengunjung.

Sekretaris Jenderal PHRI Maulana Yusran mengatakan, kebijakan pelonggaran dari Pemerintah sedianya merupakan kesempatan emas untuk kembali meningkatkan okupansi hotel di Bali.

"Porsi kontribusi okupansi hotel di Bali, banyak disumbang dari wisman. Jika sudah dibuka kembali seperti sekarang, maka ada kesempatan supaya okupansi kembali meningkat," katanya kepada Kontan.co.id, Selasa (05/10/2021).

Baca juga: Siap Bersaing, Hotel Sahid Hadirkan Teknologi Layanan Robot Otomatis

Meski begitu, Maulana menyoroti syarat karantana delapan hari bagi para wisman. Karena akan menambah biaya perjalanan.

Durasi karantina yang cukup panjang dan syarat tes PCR berpotensi mengurangi minat wisman untuk ke Bali. Mengingat waktu berwisata terpangkas dan biaya membengkak.

"Jangankan wisman, turis domestik saja pasti juga enggan bepergian jika syaratnya begitu. Bedanya, turis domestik bisa bepergian dengan jalur darat," ujarnya.

Sehingga, dia berharap suatu saat Pemerintah memberi kelonggaran perihal persyaratan pelaksanaan karantina.

Misalnya, wisman masih bisa keluar kamar hotel atau durasi karantina diperpendek. Agar waktu wisata tidak terbuang banyak.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.