Mulai Jumat, Tol Layang AP Pettarani Dibuka Gratis untuk Umum

Kompas.com - 18/03/2021, 22:00 WIB
Jalan Tol Layang Andi Pangeran (AP) Pettarani atau dikenal sebagai Jalan Tol Ujung Pandang Seksi 3, Makassar, siap dioperasikan. Kementerian PUPRJalan Tol Layang Andi Pangeran (AP) Pettarani atau dikenal sebagai Jalan Tol Ujung Pandang Seksi 3, Makassar, siap dioperasikan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Jalan Tol Layang AP Pettarani (Tol Ujung Pandang Seksi 3) Makassar siap dibuka untuk umum secara gratis mulai Jumat (19/03/2021), pukul 00.00 WITA.

Ikon baru kebanggaan Kota Makassar sepanjang 4,3 kilometer ini telah diresmikan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono pada Kamis (18/03/2021).

Pengoperasian Jalan Tol Layang AP Pettarani berdasarkan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Nomor 1619/KPTS/M/2020 Tanggal 12 November 2020 tentang Penetapan Pengoperasian Jalan Tol Ujung Pandang Seksi 3.

Direktur Utama PT Makassar Metro Network (MMN) Anwar Toha mengatakan, para pengguna jalan dapat melintasi Tol Layang AP Pettarani tanpa dikenakan tarif selama masa fungsional.

Baca juga: Jalan Tol Layang AP Pettarani, Ikon Baru Kota Makassar Diresmikan dan Beroperasi 19 Maret

"Pentarifan akan diberlakukan setelah adanya keputusan Menteri PUPR tentang penetapan tarif," ujar Anwar.

Tol Layang AP Pettarani merupakan perpanjangan dari Jalan Tol Seksi 1 dan 2. Dengan demikian, tidak ada penambahan gerbang tol baru.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Karena masih gratis, pengguna jalan tol hanya akan dikenakan tarif lama dengan transaksi pembayaran di gerbang tol (GT) eksisting yakni GT Cambaya, Kalukubodoa, Parangloe dan Tallo Timur.

Jika SK Menteri PUPR tentang pentarifan turun, maka akan dilakukan penyesuaian tarif yang rencananya dimulai April 2021.

Menurut Anwar, penyesuaian tarif tol dipergunakan untuk pengembalian investasi, pemeliharaan dan perawatan jalan serta pengembangan teknologi dalam rangka memenuhi standar pelayanan dan menutup biaya operasional.

Melalui tarif tol yang dibayarkan setiap pengguna jalan, secara tidak langsung masyarakat juga ikut memberikan kontribusinya dalam membangun dan memajukan infrastruktur daerah serta menciptakan konektivitas untuk pertumbuhan kawasan.

Baca juga: Siap Beroperasi, Tol Layang AP Pettarani Sarat Inovasi Teknologi

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X