Sejumlah Ruas Tol Longsor, Benarkah karena Faktor Alam?

Kompas.com - 17/02/2021, 07:00 WIB
Sementara untuk penanganan permanen lebih lanjut, lokasi jalan yang longsor akan ditutup selama 1,5 bulan sebagai langkah penanganan keempat.
Kementerian PUPRSementara untuk penanganan permanen lebih lanjut, lokasi jalan yang longsor akan ditutup selama 1,5 bulan sebagai langkah penanganan keempat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Akhir-akhir ini, permasalahan kerap terjadi di jalan bebas hambatan berbayar atau biasa disebut jalan tol.

Tak melulu soal proses pengadaan lahan dan pembangunan, jalan tol juga sering mengalami kerusakan pasca operasional.

Hal ini tentunya menghambat mobilitas masyarakat dalam bepergian serta menyebabkan antrean panjang di jalan tol.

Sebut saja, Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) yang mengalami ambles sepanjang 40 meter di Km 122+400 arah Jakarta, berada di wilayah Kabupaten Subang, Senin (8/2/2021).

Menurut Direktur Operasi Astra Tol Cipali Agung Prasetyo, intensitas dan curah hujan tinggi membuat banyak volume air masuk ke dalam lapisan dasar atau base layer jalan tol melalui retakan.

Baca juga: Ini Tiga Tahapan Penanganan Amblesnya Jalan Tol Cipali

Kondisi tersebut diperparah dengan banyaknya kendaraan dengan beban berat yang melintas untuk menghindari banjir di jalur pantai utara (Pantura) Jawa.

Hal ini menyebabkan keretakan bertambah pada pukul 22.00 WIB dan memburuk sehingga terjadi amblesan lebih besar.

Hingga akhirnya, Astra Tol Cipali melalui PT Lintas Marga Sedaya selaku pengelola terpaksa melakukan rekayasa lalu lintas (contraflow) sepanjang 9 kilometer dari arah Jakarta di ruas tol tersebut, Selasa (9/2/2021).

Tak hanya Tol Cipali, longsor juga terjadi di Tol Surabaya-Gempol, tepatnya di Km 06+200 arah Gempol.

Longsor itu merupakan akibat dari penurunan tanah pada bahu luar dan lajur lambat (L1) di Km 6+200 jalur A (segmen Dupak-Waru) Tol Surabaya-Gempol yang dipicu intensitas curah hujan tinggi.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X