Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Telan Rp 2,9 Triliun, Ini Penampakan Pelabuhan Terbesar di Kalimantan

Pembangunan Pelabuhan Kijing dilakukan sejak 2018 dan selesai pada 2022 dengan menghabiskan anggaran sebesar Rp 2,9 triliun.

Kijing disebut sebagai pelabuhan terbesar di Pulau Kalimantan, sebab memiliki kapasitas 500.000 TEUs dan 8 juta non-peti kemas.

"Ini sangat besar sekali dan merupakan pelabuhan terbesar yang ada di Kalimantan," ujar Jokowi dikutip dari laman presidenri.go.id.

Menurut dia, kehadiran pelabuhan ini diharapkan diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk unggulan yang dihasilkan Provinsi Kalbar.

"Jangan sampai investasi yang besar seperti itu tidak bisa memperkuat daya saing dan tidak bisa memperbaiki konektivitas antarpelabuhan, antarpulau, dan antarnegara," imbuhnya.

Selain itu, Presiden juga meminta Kementerian PUPR agar akses jalan dari Pelabuhan Kijing menuju Kota Pontianak bisa diperlebar.

"Ini Pak Menteri PU hadir, diselesaikan sekalian, sehingga perjalanan kontainer maupun yang non-peti kemas bisa lancar dan tujuan akhir kita memperkuat daya saing itu bisa kita lakukan," pungkas Jokowi.

"Pembangunan Terminal Kijing dilatarbelakangi makin terbatasnya kondisi Pelabuhan Pontianak eksisting yang sudah mengalami pendangkalan dan lokasinya yang berada di tengah kota," ujar Budi dikutip dari laman Kemenhub.

Kehadiran Terminal Kijing diharapkan dapat menggantikan pelabuhan yang lama dan memberikan ruang tumbuhnya titik-titik industri baru.

Selain itu, memberikan kesempatan bagi kapal tol laut yang membawa produk dalam negeri untuk menyinggahi Provinsi Kalbar.

Terminal Kijing akan menjadi pelabuhan berstandar internasional yang diintegrasikan dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mempawah untuk mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi di Kalbar.

Progres pekerjaan fisik Terminal Kijing saat ini telah selesai 100 persen dan siap untuk dioperasikan.

Adapun fasilitas yang telah dibangun pada Tahap 1A (initial) meliputi terminal petikemas dan terminal multipurpose dengan panjang dermaga 1000 meter.

Kemudian, trestle dengan panjang 3.450 meter, dengan estimasi kapasitas terminal petikemas sebesar 500.000 TEUs, dan estimasi kapasitas terminal multipurpose sebesar 500.000 Ton yang didukung lahan seluas 200 hektar.

https://www.kompas.com/properti/read/2022/08/09/203844821/telan-rp-29-triliun-ini-penampakan-pelabuhan-terbesar-di-kalimantan

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke