Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Fakta Kasus Anak Lilis Karlina Edarkan dan Konsumsi Narkoba di Usia 15 Tahun

Kompas.com - 15/03/2023, 10:07 WIB
Melvina Tionardus,
Kistyarini

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Putri pedangdut Lilis Karlina, RD (15), ditangkap atas dugaan pengedaran dan penyalahgunaan narkoba.

Perbuatan RD berkait narkoba itu berlangsung sejak dua tahun belakangan tanpa diketahui orangtuanya.

Pengaruh lingkungan pergaulan hingga motif ekonomi menjadi latar di balik kasus ini.

Berikut faktanya.

Ditangkap di rumah

Satres Narkoba Polres Purwakarta menangkap RD di rumahnya di Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat pada Minggu (12/3/2023).

Baca juga: Berusia 15 Tahun, Anak Lilis Karlina Ditangkap karena Edarkan Narkoba

Karena pertimbangan privasi anak yang masih di bawah umur, Kaporles Purwakarta AKBP Edwar Zulkarnain tidak mengungkapkan siapa saja yang ada di rumah RD saat itu.

AKBP Edwar Zulkarnain mengatakan, penangkapan RD ini didasarkan pada laporan masyarakat.

Barang bukti

Polisi mengamankan barang bukti dalam jumlah fantastis.

"Di tangan tersangka berhasil kita temukan 925 butir (obat terlarang) daftar G eximer, 740 butir tramadol, sekitar 200 butir trihexyphenidyl," ujar AKBP Edwar Zulkarnain dalam konferensi pers virtual, Selasa (14/3/2023).

Baca juga: Untung Rp 700.000 Per Hari Jadi Motif Anak Lilis Karlina Edarkan Narkoba

Nama obat daftar G diambil dari bahasa Belanda yakni Gevaarlijk yang berarti berbahaya.

Sejak umur 13 tahun

RD mengaku sudah mengonsumsi obat daftar G sejak usia 13 tahun. Dia mengedarkannya setelah setahun penggunaan.

"Sejak usia 13 tahun anak ini mengonsumsi obat-obatan daftar G. Usia 14 tahun dia sudah mulai jadi pengedar obat daftar G tersebut sampai sekarang. Usia 14 tahun sekaligus mengonsumsi narkotika jenis sabu," ungkap AKBP Edwar Zulkarnain.

Baca juga: Anak Lilis Karlina Mengaku Menyesal, Polisi: Jawabannya Datar, Tidak Ada Ekspresi Penyesalan

RD mengonsumsi sabu dua kali dalam seminggu.

Pergaulan dan tergiur keuntungan

RD mengedarkan obat terlarang tanpa izin edar ini bukan karena masalah ekonomi. Dia mengaku kepada polisi, uang saku dari orangtuanya sebenarnya sudah cukup.

RD yang masih remaja bergaul dengan orang-orang dewasa yang umurnya sudah 20-an. Ia juga sering minum alkohol.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com