Sean Penn Tolak Syuting "Gaslit" Sebelum Semua Pemeran dan Kru Divaksin Covid-19

Kompas.com - 24/07/2021, 07:19 WIB
Aktor dan sutradara asal AS Sean Penn berfoto untuk filmnya, Flag Day, di Festival Film Cannes 2021 pada 11 Juli lalu. AFP/CHRISTOPHE SIMONAktor dan sutradara asal AS Sean Penn berfoto untuk filmnya, Flag Day, di Festival Film Cannes 2021 pada 11 Juli lalu.
Editor Kistyarini

KOMPAS.com - Aktor Sean Penn menjatuhkan ultimatum berkaitan vaksinasi Covid-19.

Dia tidak mau kembali ke lokasi syuting drama seri Gaslit sampai semua pemain atau staf yang belum divaksin Covid-19, seperti dilansir Entertainment Weekly, Jumat (23/7/2021).

Menurut Deadline, Penn mengeluarkan ultimatum itu karena merasa tidak puas dengan persyaratan vaksin yang diberlakukan NBCUniversal, studio yang bertanggung jawab pada film tersebut.

Pekan ini, studio tersebut mengumumkan vaksin menjadi kewajiban di "Zona A".

Artinya para bintang drama seri dan orang-orang yang berdekatan dengan mereka harus divaksin.

Karena kasus Covid-19 di California meningkat, lokasi syuting, Sean Penn menuntut orang-orang di luar Zona A juga wajib vaksin.

Kini Sean Penn menegaskan tidak mau syuting sampai setiap anggota tim produksi sudah menjalani vaksin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Penn bahkan menawarkan vaksin gratis melalui organisasinya, Community Organized Relief Effort (CORE), menurut Deadline.

Organisasi nirlaba itu sudah membuka banyak lokasi tes dan vaksin Covid-19 di California dan beberapa tempat lain selama pandemi.

Bila Sean Penn absen, produksi Gaslit harus tertunda karena masih ada adegan yang harus diambil.

Sementara itu dalam memo yang dikirim ke para pemeran dan kru pada Rabu (21/7/2021) diinformasikan bahwa di lokasi telah disediakan klinik untuk vaksin gratis.

Klinik tersebut menyediakan beberapa jenis vaksin dan akan kembali ke lokasi 21 hari kemudian untuk suntikan dosis kedua jika diperlukan.

Memo tersebut juga meminta para anggota tim produksi menunjukkan bukti tes Covid-19 sebelum memulai shift-nya.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.