Kompas.com - 18/06/2020, 21:21 WIB
Dwi Sasono berkunjung ke Gedung Kompas Gramedia, Palmerah Barat, Jakarta Pusat, Jumat (10/8/2018). Kedatangan Dwi kali ini untuk mempromosikan film komedi DOA Cari Jodoh. KOMPAS.com/ATI KAMILDwi Sasono berkunjung ke Gedung Kompas Gramedia, Palmerah Barat, Jakarta Pusat, Jumat (10/8/2018). Kedatangan Dwi kali ini untuk mempromosikan film komedi DOA Cari Jodoh.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pihak kepolisian masih mendalami kasus dugaan penyalahgunaan narkoba dengan tersangka artis peran Dwi Sasono.

Sejauh ini, polisi menyebut tidak menemukan keterlibatan Dwi Sasono dengan jaringan pengedar narkoba.

“Kami sudah menyelidiki secara mendalam, dia tidak ada jaringan pengedar, tidak ada jaringan ke arah yang lebih mengarah kepada sebagai pengedar atau produksi segala macam itu, enggak ada,” kata Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Vivick Tjangkung di Polres Metro Jakarta Selatan, belum lama ini.

Meski demikian, fakta baru juga terungkap bahwa Dwi Sasono bukan pengguna baru narkotika jenis ganja.

Baca juga: Polisi Sebut Dwi Sasono Pakai Ganja Sejak Lulus SMA

Kepada penyidik kepolisian, Dwi Sasono mengakui sudah menggunakan ganja sejak lulus dari Sekolah Menengah Atas (SMA).

“Dwi Sasono ketergantungan ganja itu bukan setahun dua tahun ya, itu semasa dia lepas SMA, dia sudah memakai itu,” ucap Vivick.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat ini pun, Dwi Sasono tengah menjalani rehabilitasi di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Jakarta Timur.

Baca juga: Perjalanan Kasus Narkoba Dwi Sasono hingga Direhabilitasi di RSKO

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X