Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 05/12/2022, 13:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Menghias pohon Natal menjadi kegiatan yang dilakukan menjelang perayaan Natal. 

Biasanya, pohon Natal akan dihias dengan lampu warna-warni serta berbagai ornamen seperti rusa, santa claus, bintang di pucuk pohon, serta kado di bawah pohon Natal.

Baca juga: 5 Kesalahan yang Umum Terjadi saat Menghias Pohon Natal

Bagi beberapa orang, mendekorasi pohon Natal mmemberikan kebahagiaan tersendiri serta mempererat hubunga dengan anggota keluarga yang lain untuk menghias bersama-sama. 

Namun, mengapa pohon Natal erat kaitannya dengan Hari Raya Natal? Berikut sejarah pohon Natal yang telah Kompas.com rangkum dari berbagai sumber, Senin (5/12/2022).

Pohon Natal modern bermula di Jerman

Ilustrasi mendekorasi pohon natal, menghias pohon natal.SHUTTERSTOCK/NEW AFRICA Ilustrasi mendekorasi pohon natal, menghias pohon natal.

Pohon Natal modern yang kini dapat dilihat saat Natal berasal dari Jerman, tepatnya barat Jerman. Dilansir dari Britannica, pada abad pertengahan, terdapat sebuah pertunjukan teatrikal tentang Adam dan Hawa yang memiliki sebuah “pohon surga”.

Adapun “pohon surga” merupakan pohon cemara yang digantungi apel, yang melambangkan Taman Eden. Walhasil, pada 24 Desember yang merupakan hari raya keagamaan Adam dan Hawa, warga Jerman mendirikan pohon tersebut di rumah mereka.

Baca juga: Cara Meletakkan Pohon Natal di Ruangan Menurut Feng Shui

Pada pohon tersebut, mereka menggantungkan wafer yang melambangkan tanda penebusan Kristus. Namun, dalam tradisi selanjutnya, mereka mengganti wafer dengan kue dalam berbagai bentuk.

Selain kue, ada juga liin yang melambangkan Kristus sebagai penerang dunia. Tidak hanya pohon, warga Jeman saat itu juga memiliki sebuah konstruksi kayu berbentuk segitiga. 

Piramida tersebut memiliki rak untuk menyimpan patung-patung Natal dan didekorasi dengan pepohonan hijau, lilin, dan sebuah bintang. 

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+