Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 05/05/2024, 09:11 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA KOMPAS.com - Pelapis dinding menjadi salah satu bagian penting dalam sebuah hunian. Selain mempengaruhi hasil akhir dinding, pelapis dinding juga menjadi pelindung dinding dari perubahan cuaca.

Maka dari itu, pemilihan pelapis dinding tidak boleh dilakukan dengan sembarangan. Pertimbangkan kualitas pelapis dan pastikan pelapis dinding cocok dengan desain rumah agar terlihat lebih estetik.

Baca juga: 5 Pelapis Dinding Kamar Mandi yang Tahan Air

Saat ini, jenis pelapis dinding semakin beragam. Dikutip dari Good Housekeeping, Minggu (5/5/2024), berikut beberapa jenis pelapis dinding yang bisa menjadi pilihan. 

Pelapis dinding berbahan vinil

Ilustrasi pelapis dinding vinil.Shutterstock/Ursula Page Ilustrasi pelapis dinding vinil.

Pelapis dinding dari vinil sudah lama digunakan di Amerika Serikat. Bahan pelapis ini memiliki desain ringan sehingga mudah dipasang. 

Perawatannya juga tidak sulit dan harganya pun relatif terjangkau. Hal menarik lainnya dari bahan pelapis ini yaitu tidak perlu dicat, sehingga lebih hemat.

Baca juga: 8 Keuntungan Menggunakan Pelapis Dinding Vinil untuk Eksterior Rumah

Akan tetapi, tampilan pelapis vinil tidak bisa menggantikan kayu asli. Keindahan kayu asli masih lebih unggul dibandingkan vinil. 

Selain itu, meskipun perawatannya mudah jika sudah mencapai masa akhir pemakaian, vinil tetap perlu diganti. Sedangkan bahan alami seperti kayu apabila dirawat dengan baik, bisa bertahan lebih lama hingga bertahun-tahun. 

Semen fiber

Jenis pelapis dinding lainnya yaitu semen fiber. Pelapis ini terbuat dari semen, pasir, dan selulosa. Salah satu keunggulan yang dimiliki bahan pelapis ini yaitu tahan terhadap api.

Tak hanya itu, pelapis dinding ini juga juga bisa menangkal cuaca ekstrem. Selain memiliki berbagai manfaat, fiber semen juga memiliki beragam gaya yang bisa disesuaikan dengan gaya rumah,

Baca juga: Simak, Panduan dan Tips Memilih Semen Berkualitas

Namun, pelapis ini juga memiliki kekurangan yakni harganya yang cukup mahal dan bobotnya yang berat,sehingga pemasanganya cukup sulit dibandingkan produk pelapis dinding lainnya. 

Kayu

Kayu merupakan bahan pelapis dinding tradisional yang banyak disukai. Pelapis dinding ini dapat menghadirkan kehangatan sekaligus menambah estetika pada eksterior rumah. 

Sama seperti fiber semen, pelapis kayu juga bisa menahan cuaca ekstrem. Akan tetapi, pelapis kayu sangat rentan terhadap risiko kebakaran dan hama.

Selain itu perawatan pelapis dinding dari kayu juga cukup ekstra karena perlu pengecatan dan perawatan lain untuk menjaga kualitas kayu. 

Baca juga: Cara Merawat Lantai dan Dinding Kayu Supaya Awet

Pelapis dinding komposit

ilustrasi dinding kamar mandi dari marmerShutterstock/Toyakisphoto ilustrasi dinding kamar mandi dari marmer

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com